BTM: Pamong Praja Sejati Tidak Incar Harta

BTM saat melantik dewan pengurus kota IKAPTK masa bakti 2022-2027 di Hotel Horison Kotaraja, Sabtu (15/1). (Ayu/Cepos)

JAYAPURA-Dewan Pengurus Kota Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (DPK-IKAPTK) Kota Jayapura masa bakti 2022-2027 dilantik dan dikukuhkan di  Hotel Horizon Kotaraja, Sabtu, (15/1).

   Pelantikan dilakukan oleh Dr Benhur Tomi Mano Walikota Jayapura yang merupakan salah satu komisioner dari 5 pengurus nasional IKAPTK, membawahi organisasi IKAPTK di 7 provinsi yaitu Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Bali, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat menghadiri acara tersebut.

   Dalam sambutannya Benhur Tomi Mano menyampaikan bahwa lembaga pendidikan kepamongprajaan di Indonesia mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan dan dinamika pemerintahan di setiap era dengan pergantian berbagai nama.

   Menurutnya, organisasi ini digunakan sebagai wadah berkumpulnya para pamong praja atau alumni pendidikan tinggi Kepamongprajaan dengan ribuan anggota. Hingga saat ini menurutnya semakin berkembang dan memainkan peran strategis dalam memperkokoh semangat kekeluargaan dan jiwa korsa sesama pamong praja serta memelihara ikatan yang kuat antara pamong praja dengan almamaternya.

  “Pamong Praja harus cakap, siap dan memiliki kemampuan yang mumpuni untuk menjadi pelayan masyarakat. Pamong praja sejati tidak mengejar harta, namun yang ada dalam pikiran di setiap pamong praja adalah pelayan masyarakat. Jalan pikirannya juga bagaimana membuat masyarakat yang dilayaninya menjadi bahagia dan sejahtera.”pesan Benhur Tomi Mano.

   Sementara itu ketua IKPTK kota Jayapura, Raymond Mandibodibo menyampaikan jumlah alumni pamong praja dari APDN, IPDN, STPDN yang bergabung khusus bekerja di pemerintah kota Jayapura sebanyak 112 orang. “Itu tersebar di beberapa dari OPD dengan berbagai jabatan sampai dengan staf kami ada dari OPD dinas dinas sampai dengan kelurahan kelurahan.” Terangnya.

   Sementara itu, program rencana jangka pendek yang akan dilakukan adalah penggalangan dana untuk membantu masyarakat dalam menghadapi bencana. Selanjutnya akan segera diadakan kegiatan bersama Walikota, selaku komisioner 5 untuk mempersiapkan seminar nasional.

   “Akan diadakan dalam rangkaian menuju ke kota dan juga sumbangan pemikiran dalam menghadapi pelaksanaan otsus jilid 2 yang ada di Provinsi Papua ini itu jangka pendek yang akan dilakukan.” Tandasnya. (Rhy/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *