Vaksin Pertama di Jayawjiaya Baru  Capai 25,3 Persen

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, Msi saat melihat secara langsung pelaksanaan vaksinasi di Gerai yang dibuka di Pasar Potikelek  Wamena, Jumat, (7/1). (Denny/ Cepos)

WAMENA–Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE, MSi, mengatakan, Pemerintah meskipun pencapaian vaksinasi baru mencapai 25,3 persen, namun sampai per 31 Desember lalu, pihaknya berhasil menurunkan dan menekan perkembangan Covid -19 hingga zero atau nol.

Diungkapkan, presentase capaian vaksinasi Covid-19 di Jayawijaya baru mencapai 25,3 persen untuk yang vaksinasi pertama per 31 Desember kemarin.

“Vaksinasi kita per 31 Desember 2021 baru tercapai 25,3 persen, itu yang vaksin pertama sehingga kita akan terus tingkatkan vaksinasi bagi masyarakat,” ungkapnya, Jumat  (7/1).

Menurutnya, apa yang sudah dilakukan tim medis dari Dinas Kesehatan bersama TNI/Polri untuk mengejar capaian vaksinasi di Kabupaten Jayawijaya sangat baik, dengan menggelar beberapa gerai vaksin di tengah kota Wamena. Diharapkan Tahun 2022 ini, capaian vaksinasi Jayawijaya bisa terkejar mendekati target vaksinasi.

“Jika seluruh masyarakat telah divaksin maka aktifitas masyarakat Jayawijaya lebih leluasa. Walaupun bru mencapai 25 persen, namun kita bisa menjaga wilayah Jayawijaya hingga nol Covid-19,” bebernya.

Lambatnya, capaian vaksin di Kabupaten Jayawijaya menurut bupati karena minimnya pengetahuan masyarakat terkait pentingnya vaksinasi. Untuk itu, pihknya berharap agar peran dari para tokoh gereja dan para hamba Tuhan untuk ikut menyosialisasikan pentingnya vaksinasi.

“Mungkin selama ini masyarakat masih takut akibat pemberitaan terkait vaksin, ini yang perlu dijelaskan baik kepada masyarakat bahwa vaksinasi sangat penting, salah satunya agar kita bisa bebas buka sekolah,” terangnya.

Dikatakan , berdasarkan peraturan pemerintah pusat saat ini untuk membuka sekolah tatap muka, persyaratan utamanya yakni para guru di sekolah tersebut sudah harus mendapatkan vaksinasi.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *