PLN Gerak Cepat Pulihkan Suplai Listrik

Petugas PLN saat melakukan perbaikan jaringan listrik dalam rangka pemulihan Suplai Listrik Pasca hujan deras yang terjadi di Kota dan Kabupaten Jayapura, Kamis dan Jumat (7/1) kemarin. (PLN For Cepos)

*Pipa Distribusi dan Transmisi Air PDAM Banyak yang Putus

JAYAPURA- PLN bergerak cepat untuk menormalkan suplai listrik ke pelanggan pasca cuaca ekstrem yang terjadi Kamis (6/1) hingga Jumat (7/1) pagi di Kota dan Kabupaten Jayapura dan sekitarnya.

Sebanyak 225 petugas dikerahkan dan hingga pukul 12.00 WIT, 107 gardu dari total 220 gardu terdampak telah berhasil dipulihkan.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Abdul Farid menjelaskan, pihaknya berupaya semaksimal mungkin untuk memulihkan sistem kelistrikan di Jayapura dan sekitarnya.

“Saat ini progresnya sudah 48% persen. Dimana 113 gardu yang beberapa di antaranya roboh dan terendam masih dalam pemulihan oleh petugas kami di lapangan,” ungkapnya, Jumat (7/1)kemarin.

Abdul Farid menyebutkan, selain wilayah pelayanan Kota Jayapura dan Abepura, gangguan pelayanan listrik juga terjadi di wilayah Sentani, Kabupaten Jayapura (data lengkap lihat grafis).

“Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Untuk sementara listrik di lokasi-lokasi tersebut masih belum dapat kami nyalakan. Kami upayakan suplay listrik untuk pelanggan dapat segera pulih,”ucap Farid.

Farid menambahkan untuk suplay daya dari pembangkit dalam kondisi aman. “Puji syukur untuk pembangkit dalam kondisi yang baik. Mohon doanya agar petugas kami dapat menyelesaikan perbaikan jaringan dengan cepat dan listrik dapat kembali normal,” tutupnya.

Selain pelayanan listrik PLN, pelayanan air bersih dari PDAM Jayapura juga terganggu akibat banjir dan tanah longsor.  Beberapa jaringan pipa milik PDAM Jayapura dilaporkan putus atau rusak akibat terseret arus air yang deras. Disamping itu, sumber air (intake) milik PDAM yang tidak bisa maksimal menyuplai air akibat endapan sedimen.

Direktur Utama PDAM Jayapura Dr. H. Entis Sutisna, SE., MM., mengungkapkan bahwa hujan deras yang mengakibatkan banjir di longsor di Kota Jayapura dan sekitarnya, menyebabkan pipa transmisi utama 20 inchi  jalur pipa Kojabu putus. Akibatnya, pelayanan air bersih kepada warga di sekitar Abepura, Jayapura Selatan dan Jayapura Utara terganggu.

Entis Sutisna juga menyebutkan jalur pipa yang melintas di dekat SMK Negeri 3 Jayapura di Kotaraja, Distrik Abepura terputus.

“Bencana banjir yang terjadi di beberapa titik Kota Jayapura berdampak kepada pipa transmisi dan distributi air  PDAM Jayapura. Beberapa titik pelayanan yang mengalami gangguan ada di  wilayah Jayapura Utara dimana tiga sumber air yang saat ini tidak bisa berproduksi. Artinya memang ada jalur pipa yang putus yang pertama di intake Bhayangkara melayani sekitar masyarakat di Bhayangkara. Kemudian di intake Ajend pelayanan di sekitar Kota Jayapura dan intake kali kamp  pelayanan di Dok IV  sampai ke Samudra Maya ini memang mengalami gangguan karena pipa distribusinya di sumber air patah akibat air yang cukup deras di area sumber air tersebut,” bebernya.

Di wilayah Waena menurut Entis Sutisna juga terdapat 3 batang pipa ukuran 6 inch yang putus. Akibatnya, pelayanan pelanggan PDAM di daerah Perumnas 1, 2 dan 3 mengalami gangguan.

Untuk sumber air atau intake PDAM, Entis Sutisna juga mengakui ada kendala di intake Sborhonyi dan Jaya Asri. “Saat ini Kami tengah  mempersiapkan kebutuhan tenaga teknik kemudian kebutuhan alat kelengkapan dan material yang dibutuhkan untuk memastikan pelayanan bisa kembali normal. Untuk itu, sekali lagi kami mohon maaf kepada seluruh pelanggan atas musibah ini  mudah-mudahan permasalahan bisa cepat terselesaikan. Kami mohon doa bagi tim teknis kami agar bisa menuntaskan perbaikan yang terjadi di beberapa titik dan bisa mempercepat pemulihan,” pungkasnya. (dil/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *