KNPI: Perjalanan Gubernur Sesuai Prosedur

Ketua Ketua Plh. KNPI Provinsi Papua Benny Gurik dan Sekretaris Karateker DPD KNPI Provinsi Papua Semmy Kogoya saat melakukan jumpa pers di, Abepura, Jumat, (7/1). (Noel/Cepos)

JAYAPURA- DPD KNPI Provinsi Papua menyatakan menolak tegas adanya permintaan penunjukan pejabat pengganti Gubernur Lukas Enembe, SIP, MH yang saat ini sedang  keluar negeri melakukan medical chek up  sekalirug berobat. Sebab,  permintaan ini dinilai tidak berdasar dan penuh kepentingan politik.

  Ketua Plh. KNPI Provinsi Papua Benny Gurik mengatakan proses keberangkatan Gubernur Papua ke Luar Negeri telah sesuai dengan prosedur dan mekanisme izin melalui Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia.

  “Berkaitan dengan ini, kami meminta semua pihak untuk tidak merespon perjalanan beliau secara berlebihan. Apalagi membuat statemen untuk meminta pemerintah pusat memberhentikan Gubernur Papua. Statemen tersebut memiliki potensi menimbulkan konflik horizontal antar sesama anak bangsa di Papua,” kata Gurik.

   Dikatakan, DPD KNPI Provinsi Papua bersama seluruh pemuda di provinsi Papua,  meminta aparat kepolisian agar mengambil langkah preventif ini jelas melakukan pencemaran nama baik dan tidak mengahargai seirang Gubernur Papua.

   “Segera memanggil  para pihak yang sengaja memprovokasi kelompok masyarakat tertentu dan membuat pernyataan yang menimbulkan keresahan dan bahkan berpotensi menimbulkan kemarahan masyarakat Papua  lainya, terutama pihak keluarga dari Gubernur Papua,” katanya.

   Di tempat yang sama, Sekretaris Karateker DPD KNPI Provinsi Papua Semmy Kogoya mengatakan KNPI bersama seluruh pemuda di Provinsi Papua menyatakan dengan tegas jangan ganggu Gubernur Papua. Sebab, Gubernur Lukas Enembe dipilih oleh  rakyat  Papua dengan pemilihan umum, bukan penunjukkan dan beliau masih ada. Karena itu, siapapun dia  jangan membuat peryataan yang menganggu kinerja Pemerintah.

  “Kami mendukung Gubernur Papua Bapak Lukas Enembe, S.IP, MH untuk dapat menjalankan tugas sampai berkahirnya masa jabatan sebagaimana diamanatkan oleh Undang-undang,” ujarnya.

  Dikatakan Kogoya bahwa DPD KNPI Provinsi Papua mengajak   Pemuda Khususnya serta seluruh rakyat Papua agar  bersama-sama berdoa  sesuai ajaran agama masing-masing untuk para pemimpin di daerah masing-masing.

   “Mari Kita berdoa bukan malah mengeluarkan peryataan yang memganggu kesehatan Gubernur terlebih khusus untuk bapa Gubernur Papua, yang sedang Cek-up kesehatan dan berobat di luar daerah,” ujarnya,

   Mereka juga menyinggung adanya sejumlah media online dan YouTube yang mempublish perkataan Gubernur secara sepotong dan mengelola isunya seakan-akan Gubernur berjalan tanpa prosedur dan harus ada pergantian tanpa etika jurnalis dan penuh dengan kata opini yang muncul dari pendapat pribadi yang jelas-jelas membuat kericuhan mengganggu Gubernur Papua dan membuat polemik di tingkatan masyarakat.

   “Kami meminta kepada wartawan yang membuat berita, harus sesuai etika jurnalis dengan meminta konfirmasi balik kepada Gubernur dan juru bicara. Jangan kembangkan isu sepihak dan itu lahirnya dari opini yang jelas sifatnya hanya menghasut dan berniat menjatuhkan gubernur,” ungkapnya.

  “Hal ini membuktikan bahwa kerja-kerja seperti begini sangat merusak dan mengganggu ketentraman masyarakat Papua, maka kami meminta pihak kepolisian untuk menindak tegas, karena sampai saat ini Gubernur Papua masih menjabat dan beliau masih dalam pengobatan, sehingga yang ada harusnya doa agar beliau lekas sembuh dan kembali menjalankan pemerintahan bukan malah menyebar informasi yang provokatif,” ujarnya. (oel/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *