Suka Cita Natal, Abisai Rollo Bagikan 20 Ekor Babi untuk 20 Gereja

Ketua DPRD Kota Jayapura, Abisai Rollo mengecek beberapa ekor babi yang disumbangkan ke 20 gereja di Jayapura pada perayaan natal, Senin (27/12) kemarin. Ia meminta suka cita natal bisa membangkitkan semangat masyarakat untuk terus berjuang melawan covid dan segera bangkit. ((Ulis For Cepos))

JAYAPURA – Ketua DPRD Kota Jayapura, Abisai Rollo mengaku bersyukur dengan kondisi  Kota Jayapura di tahun 2021 ini yang berhasil menurunkan angka pandemic covid hingga  titik nol. Meski bukan lantas mengentengkan namun paling  tidak semua patut disyukuri. Tak hanya itu perayaan natal juga kini lebih terasa dibanding tahun 2020. Rollopun mengucap syukur  dengan berbagi rejeki.

Tercatat ada 20 ekor babi yang disumbangkan untuk 20 gereja pada perayaan natal 2020 dan ia meminta agar umat kristiani bisa terus mendoakan situasi Kota Jayapura untuk terus membaik dan dipulihkan. Bantuan 20 ekor ini menurutnya untuk membantu gereja – gereja yang merayakan natal. Paling tidak daging yang disembelih bisa dibagikan kepada jemaat atau warga sekitar gereja. “Ini tahun kedua dan kebetulan masih ada kelebihan makanya kami bagi. Ada 20 ekor untuk 20 gereja dan apa yang bisa saya bantu ya saya lakukan selagi masih diberi umur panjang dan diberi kemurahan Tuhan,” ujar Abisai Rollo, Senin malam (27/12).

Dikatakan bantuan ternak untuk rumah ibadah ini tak hanya bagi gereja sebab setiap tahun jika perayaan Idul Kurban ia memastikan turun tangan. “Tahun lalu kami siapkan 16 ekor sapi yang kami bagi ke masjid-masjid dan natal ini giliran gereja yang kami berikan sumbangan.  Bagi saya setiap tahun jika ada berkat lebih ya saya akan teruskan. Selagi masih hidup dan ada berkat ya lakukan saja,” imbuhnya. Ketua DPR yang juga sebagai salah satu Ondoafi di Skow ini  mengakui makna natal tahun ini sedikit berbeda sebab tahun lalu masih ada pembatasan namun tahun ini bisa lebih leluasa.

“Kami mengapresiasi apa yang dilakukan wali kota untuk menurunkan angka covid hingga ke titik nol. Kami pikir ini patut diapresiasi. Selain itu saya bersyukur tahun ini sudah bisa menerima tamu meski tetap dengan protokol kesehatan  namun bukan berarti kita tidak waspada sebab peluang-peluang penyebaran masih ada karena seluruh akses masuk juga masih dibuka,” imbuhnya. (ade/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *