Partai Demokrat Terima Pengunduran Diri Usman Wanimbo

Waket 1 DPD Partai Demokrat, Ricky Ham Pagawak didampingi Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Papua, Boy Markus, Waket DPD Partai Demokrat Papua, Mustakim HR dan ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Keerom memberikan keterangan pers usai rapat pleno di Sekretariat DPD Partai Demokrat Provinsi Papua, Sabtu (18/12). (Yonathan/Cepos)

 

*RHP: Kekuatan Partai Demokrat di Lapago Masih Utuh

 

JAYAPURA-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Papua secara resmi menerima pengunduran diri salah satu kadernya yaitu Usman G Wanimbo yang awal Desember ini mengajukan surat pengunduran diri.

 

Pengunduran diri Usman Wanimbo yang merupakan Plt. Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tolikara dan Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua ini secara resmi diterima dalam rapat pleno DPD Partai Demokrat Provinsi Papua yang digelar di Sekretariat DPD Partai Demokrat Provinsi Papua, Sabtu (17/12).

 

“Dalam pleno hari ini, kita telah memutuskan untuk menerima surat pengunduran diri dan juga menraik secara resmi kartu anggota sebagai pengurus Partai Demokrat Provinsi Papua. Maka dengan dilaksanakannya pleno ini, bapak Usman G Wanimbo, terhitung hari ini, telah sah bukan sebagai pengurus Partai Demokrat dan juga Plt. Ketua DPC Partai Demokrat Tolikara, juga bukan sebagai Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua,” ungkap Wakil Ketua 1 DPD Partai Demokrat Provinsi Papua, Ricky Ham Pagawak kepada awak media usai memimpin rapat pleno.

 

Politisi Partai Demokrat yang saat ini menjabat sebagai Bupati Mamberamo Tengah menyampaikan bahwa pengunduran diri Usman Wanimbo ini terkait dengan keanggotaannya di partai politik dan tidak ada kaitannya dengan jabatannya sebagai Bupati Tolikara saat ini.

 

“Kalau soal bupati itu mekanismenya berbeda. Partai politik tidak punya kewenangan untuk memberhentikan. Sehingga dia tetap menjalankan tugas-tugas sebagai bupati, tetapi tugas-tugas dari Partai Demokrat sudah berakhir sejak yang bersangkutan menandatangani surat pengunduran diri,” jelas RHP sapaan akrabnya.

 

RHP menegaskan bahwa pengunduran diri Usman Wanimbo dari Partai Demokrat ini tidak memengaruhi kekuatan dan soliditas Partai Demokrat di Provinsi Papua khususnya di wilayah Lapago. “Sampai hari ini kekuatan Partai Demokrat di Tolikara lebih khusus di wilayah Lapago, kita masih utuh,” tegasnya.

 

Mengenai kekosongan jabatan baik di tingkat DPD Partai Demokrat Provinsi Papua maupun di DPC Partai Demokrat Tolikara terkait dengan pengunduran diri Usman Wanimbo, RHP menyampaikan, sesuai dengan mekanisme, jabatan yang ditingggalkan oleh kader yang mengundurkan diri khususnya di tingkat DPD Partai Demokrat Provinsi Papua, hingga saat ini belum ada pergantian.

 

“Untuk penggantian jabatan yang ditinggalkan pak Usman maupun pak Befa waktu itu sampai hari ini kita belum. Saya kira akan kita laksanakan setelah Musda. Tentunya kita akan menyesuaikan dengan struktur organisasi partai yang baru dan akan diisi oleh kader yang matang dan mempunyai dedikasi serta loyalitas yang tinggi,” tambahnya.

 

Sementara untuk Plt. ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tolikara, RHP menyebutkan ada empat nama yang diusulkan untuk mengisi jabatan tersebut. Empat nama yang diusulkan ini, dua dari DPC Partai Demokrat Kabupaten Tolikara dan dua dari DPD Partai Demokrat Provinsi Papua.

 

RHP memastikan, empat nama yang diusulkan dalam rapat pleno merupakan kader yang berasal dari Dapil IV dan lebih khusus dari Kabupaten Tolikara. Hal ini dilakukan agar, keempat nama yang diusulkan ini bisa lebih mudah melakukan konsolidasi di tingkat DPC Partai Demokrat Kabupaten Tolikara.

 

“Kita baru tetapkan empat dan akan diusulkan ke ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua yang nantinya akan menentukan salah satu dari empat nama tersebut sebagai Plt. ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tolikara. Empat nama yang diusulkan yaitu Elimer Enembe, Kevin Enembe, Beny Kogoya dan Maber Wonda. Mereka ini kader murni dan berasal dari Tolikara,” tutupnya. (nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *