Pembangunan dan Perbaikan Jalan Difokuskan Keluar Kota 

Romanus Sujatmiko (Sulo/Cepos)

MERAUKE-Jika dalam beberapa tahun terakhir ini,  perbaikan jalan lebih banyak difokuskan di dalam kota dalam rangka menunjang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, maka mulai tahun 2022  mendatang, pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan tersebut lebih difokuskan keluar kota.

   “Untuk  tahun depan,  pembangunan infrastruktur jalan lebih banyak keluar kota,” kata  Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Romanus Sujatmiko, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, pekan kemarin.

  Diungkapkan, daerah  yang akan menjadi sasaran  tersebut dintaranya Kimaam,  Okaba,  Jagebob, Kimaam dan beberapa ruas jalan yang  saat rusak berat. Fokus perhatian  pemerintah untuk daerah luar  kota tersebut, karena masyarakat yang ada di kampung-kampung juga  bisa merasakan jalan yang baik seperti warga yang tinggal di dalam kota. Soal anggaran, Romanus Sujatmiko mengaku bahwa alokasi yang diterima  untuk DPUPT hampir sama yang diterima  di tahun 2021.

   “Kalau tidak salah jumlahnya sekitar Rp 171 miliar. Tapi jumlah sudah termasuk gaji dan operasional. Namun untuk infrastruktur  yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 75 miliar, DAU Rp 50 miliar,  Otsus sebesar Rp 18 miliar,” terangnya.

  Dikatakan, untuk pembangunan infrastruktur  tersebut meliputi jalan, air bersih, bangunan dalam hal ini kantor DPRD  Kabupaten Merauke dan infrastruktur lainnya.  “Tapi paling banyak infrastruktur jalan,” pungkasnya.

  Soal realisasi program 2021,  Romanus Sujatmiko mengatakan bahwa untuk laporan terakhir atas realisasi kegiatan tahun 2021 baru akan disampaikan bidang-bidang hari ini, Jumat (10/12). “Besok baru bidang-bidang sampaikan laporan realisasi kegiatann masing-masing. Tadi saya sudah minta kepada mereka,” pungkasnya. (ulo/tri)   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *