Bupati John Tabo: Tangani Masyarakat Terdampak Banjir Rob!

 

Kepala Dinas Sosial Mamberamo Raya Simon Sembor ketika menyerahkan bantuan bencana banjir Rob di Kampung Warembori Distrik Mamberamo Hilir, Sabtu (12/12). (Humas For Cepos)

 

 

Dinsos Turlap Serahkan Bantuan Bama dan Pendataan

 

JAYAPURA-Beberapa kampung di Kabupaten Mamberamo Raya, khususnya di kawasan pesisir yang berbatasan langsung dengan lautan bebas yang terletak tepat di muara Sungai Mamberamo dan beberapa muara anak sungai Mamberamo ke arah timur dan arah barat pada tanggal 5 Desember lalu terkena musibah banjir Rob.

 

Atas perintah Bupati Mamberamo Raya DR (HC) John Tabo, SE, MBA, Tim segera bergerak menuju lokasi menggunakan tiga unit Speedboat bermuatan bahan makanan untuk penanganan sehingga masyarakat dapat terbantu menghadapi musibah tersebut.

 

Bupati perintahkan instansi teknis dan Kepolisian segera turun lapangan untuk penanganan sekaligus pendataan kerugian apa saja yang ditimbulkan akibat banjir Rob tersebut. Menurut Bupati yang sarat pengalaman ini bahwa kemungkinan yang terjadi akibat kenaikan permukaan laut dan gelombang pasang ini pasti masyarakat tidak akan keluar untuk mencari makan karena banjir tersebut, dampak berikut yang terjadi adalah timbulnya penyakit menular, sakit perut dan penyakit kulit karena sumber sumber air bersih tercemar air laut, termasuk fasilitas umum seperti pustu, puskemas, sarana peribadatan dan kantor pemerintahan kampung akan terganggu operasionalnya.

 

“Segera tangani dengan tanggap dan cepat agar masyarakat dapat melalui musibah ini dengan baik!” ujar Bupati Jhon Tabo.

 

Butuh waktu empat jam perjalanan sungai yang berliku dan ombak besar di muara sungai akhirnya tim yang diketuai oleh Simon Sembor selaku kepala Dinas Sosial Kabupaten Mamberamo Raya tiba di lokasi dan bertemu dengan masyarakat di kampung Warembori.

 

Dalam kesempatan itu Tim berkoordinasi dengan Bamuskam, Kapospol dan Babinsa juga tokoh masyarakat. Untuk diketahui bahwa musibah banjir rob ini tidak hanya terjadi di kawasan pesisir Mamberamo Raya saja namun hampir semua daerah kepulauan dan pesisir di Provinsi Papua mengalami hal yang sama.

 

“Pada bulan Desember ini memang musimnya angin kencang dan gelombang tinggi. Yang terjadi di pesisir kabupaten Mamberamo Raya adalah pada saat air laut pasang naik maksimal ditambah gelombang besar akhirnya hantaman gelombang melewati garis pantai dan memasuki perkampungan juga merendam beberapa rumah yang posisinya terletak agak di laut dari garis pantai,” ungkap Simon Sembor.

 

Simon menambahkan pesan Bupati John Tabo, bantuan yang diberikan ini sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat di ujung pesisir yang terkena musibah sehingga diterima dengan baik dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

 

Ia juga mengaku akan turlap ke beberapa distrik pesisir yang terdampak banjir rob, juga ke semua distrik guna pengambilan data empiris di lapangan menyangkut berbagai hal dan dampak-dampak sosial yang timbul termasuk pendataan penduduk berdasarkan 14 kategori kemiskinan sehingga pemkab Mamberamo Raya memiliki basis data sosial akurat.(Humas/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.