Lagi, Produsen Miras CT Dibekuk Polisi

Kapolres Jayawijaya AKBP. Muh Safei. A.B, SE berama jajarannya saat memperlihatkan miras yang merupakan hasil razia yang ditemukan di jalan Hola Wamena, Rabu (24/11). (Denny/Cepos)

WAMENA-Satuan Narkoba Polres Jayawijaya kembali menemukan minuman keras jenis Cap tikus sebanyak 87 botol  dan 4 Jerigen berukuran 5 liter di sebuah rumah di Jalan Hola Wamena, saat melakukan patroli Rabu (23/11) kemarin. Selain miras lokal, polisi juga mengamankan 5 orang dimana salah satunya berinisial OK sebagai pelaku dan 4 lainnya dijadikan saksi.

  Kapolres Jayawijaya AKBP. Muh Safei. A.B, SE membenarkan adanya penemuan miras lokal jenis CT yang merupakan hasil fermentasi dari ragi. Selain itu, ada seorang pelaku yang sudah diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

  “Patroli yang ditingkatkan merupakan perintah atau TR dari Kapolda Papua untuk semua Polres jajaran melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap peredaran miras baik lokal maupun pabrikan di wilayah hukum masing-masing mulai dari 1 Desember sampai 2 Januari,” ungkapnya, Rabu (24/11) kemarin.

  Menurut Kapolres, penemuan miras ini berawal saat polisi melakukan patroli sekitar pukul 22.00 WIT mendapatkan informasi adanya produksi miras di satu rumah. Kemudian anggota   melakukan pemeriksaan dan ditemukan miras 4 jerigen ukuran 5 liter dan 87 botol air mineral 600 ml dan juga mengamankan 1 orang pelaku dan 4 orang saksi.

   “Setiap kali kita melakukan pengungkapan tempat miras, ada pelaku, ada barang bukti maka kita lakukan gelar perkara dan didapatkan cukup bukti maka diajukan untuk proses hukum lebih lanjut,” bebernya.

  Kapolres juga menegaskan untuk dua orang pelaku yang ditangkap, satu dari pengungkapan di Jalan Irian dan  di Jalan Hola, dipastikan semua akan diproses hukum lebih lanjut  dengan pasal yang dipersangkakan 204 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

  “Menindak lanjuti masalah miras ini, saya telah memerintahkan anggota Sat Narkoba untuk tidak melakukan apel seminggu, namun tetap melakukan penyelidikan tempat pembuatan miras lokal ini, kalau ada maka kita libatkan patroli untuk turun,” tegasnya.

   Kegiatan razia terhadap miras ini untuk menciptakan keamanan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, sehingga warga bisa melakukan aktifitas ibadah tanpa rasa takut, karena diketahui masalah miras ini menjadi pokok permasalahan di Jayawijaya.

  “Jadi kegiatan ini akan terus berjalan untuk mengantisipasi peredaran miras dalam kota Wamena, kami dari Polres Jayawijaya akan menindak tegas para pelaku, pembuat, dan penjual miras ini,” katanya.

  Safei juga berpesan kepada seluruh masyarakat apabila ada yang mengetahui tempat pembuatan dan penjualan miras bisa segera dilaporkan kepada kepolisian dan pihaknya yang akan melakukan penindakan terhadap para pelaku baik yang penjualan miras lokal maupun yang pabrikan. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *