Hadapi Persiba, Persewar Butuh 3 Poin Jika Ingin Aman

Pemain Persewar saat melakukan latihan di salah satu lapngan di Balikpapan, Selasa (23/11). (MO Persewar for Cepos)

JAYAPURA – Babak penyisihan grup D Liga 2 berjalan sengit di dua pekan pamungkas. Enam tim sama-sama memiliki peluang untuk memperebutkan dua tiket babak 8 besar. Serta menanti satu tim yang akan terjun kembali ke Liga 3.

Salah satu wakil Papua, Persewar Waropen akan berhadapan dengan tuan rumah Persiba Balikpapan pada pekan ke-9 pada Rabu (24/11). Persewar yang saat ini baru mengantongi 9 poin dari 8 laga menempatkan mereka pada peringkat keempat klasemen, sehingga tiga poin sangat penting bagi Persewar jika masih ingin lolos ke babak delapan besar atau terjun bebas ke dasar klasemen.

Namun ini bukan pekerjaan mudah bagi tim berjuluk Mutiara Bakau itu. Pasalnya saat putaran pertama, Persewar harus mengakui keunggulan Persiba Balikpapan dengan skor tipis 2-1.

Dalam laga ini, Persewar berharap banyak agar pengadil atau perangkat pertandingan mampu memimpin dengan fairplay, tanpa melihat status dari tim manapun. Persewar tidak ingin pertemuan putaran pertama kembali mencederai fair play dalam laga ini.

“Tunjukin fair play, tunjukkan permainan yang baik dan jangan sampai ada masalah dengan Balikpapan. Saya sudah tekankan kita pertahankan ritme pertandingan saat tiga pertandingan terakhir. Dan tiga poin adalah harga mati,” ungkap Coach Elie Aiboy dalam Pre Match Press Conference, Selasa (23/11).

Elie juga membeberkan, bahwa mereka sudah mengantongi kekuatan calon lawannya itu. ia juga mengingatkan pemain nya agar mengantisipasi bola-bola mati dari para panji Beruang Madu itu. Menurut Elie, pemain Persiba dalam beberapa pertandingan terakhir mampu menciptakan gol melalui bola-bola mati.

Dalam laga ini, Persewar tidak bisa diperkuat oleh salah satu pilarnya, Yohanis Tjoe yang harus menjalani hukuman akumulasi kartu merah. Meski begitu, Elie masih tetap optimis bisa meraup poin dengan melakukan rotasi beberapa pemain.

Sementara itu, salah satu pemain Persewar Waropen, Barep Wahyu yang mengatakan hal yang sama, ia berharap para pengadil di lapangan mampu memainkan tugasnya dengan baik. “Agar dapat disaksikan pertandingan yang elegan dan menawan dari kedua tim,” pungkas Barep.

Bila Persewar gagal meraih poin dari Persiba Balikpapan, maka peluang Persewar untuk melaju ke babak delapan besar harus pupus. Sekaligus menjadi lampu kuning bagi Persewar di laga pamungkas yang harus menghadapi saudaranya PSBS Biak. Sebaliknya, PSBS juga masih menghadapi Bogor FC sebelum menghadapi Persewar dalam derby Papua.

Di atas kertas, bila kedua wakil Papua itu sama-sama gagal meraup poin pada laga pekan ke-9, maka dua wakil Papua ini akan saling tikam untuk mengamankan posisi di Liga 2. Pasalnya, salah satu dari mereka dipastikan turun kasta bila keduanya gagal meraih poin pada pekan ke-9. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *