Festival Waibu, Masyarakat Lokal Minim Terlibat

Tampak sejumlah stand yng disipakan panitia pada Festival Waibu, Selasa, (23/11). Keterlibatan masyarakat lokal sangat kurang. (Robert Mboik Cepos)

SENTANI– Festival Waibu secara resmi dibuka oleh oleh Asisten II Setda Kabupaten Jayapura, Joko Sunaryo di Taman Cinta Waibu, Kampung Doyo Lama, Selasa (23/11).

Festival ini sejatinya diikuti oleh masyarakat adat yang ada di sekitar Danau Sentani, secara khusus masyarakat adat di beberapa kampung di Distrik Waibu. Namun di hari pertama penyelenggaraan festival Waibu ini, boleh dikatakan masyarakat lokal yang terlibat sangat minim. Padahal, festival ini dibuat untuk mempromosikan budaya dan pariwisata yang ada di wilayah Distrik Waibu.

Ketua Panitia Penyelenggara Festival Waibu, Metusalem Wopari mengatakan,  festival itu dimulai 23 sampai 27 November 2021. Ada sejumlah agenda yang dilaksanakan yakni panggung hiburan yang menyajikan sejumlah tarian adat dan budaya Sentani,  potensi budaya  dan adat istiadat juga turut dipamerkan dalam festival itu.

” Tujuan kami melaksanakan kegiatan ini, pertama mempromosikan daerah wisata yang ada di wilayah ini.  Kemudian memperkenalkan budaya dan adat istiadat yang ada di wilayah ini,” katanya.

Dia mengakui, ada banyak stand yang disediakan oleh panitia, namun belum terisi oleh masyarakat yang sudah terdaftar oleh panitia dari sejumlah kampung di wilayah itu.  Di satu sisi meskipun tempatnya tidak tersedia pihaknya mengaku tidak bisa memaksakan masyarakat lokal untuk ikut memeriahkan atau terlibat langsung dalam kegiatan itu.

” Mereka daftar dan kami data,  semua stand itu sudah ada papan nama yang kami sudah sediakan.  Sekarang tergantung dari mereka, apakah mau datang atau tidak,” tandasnya.

Terkait dengan koordinasi dengan kampung-kampung yang ada di wilayah itu dan sekitarnya sudah dilakukan pihaknya dan bahkan sudah berkeliling untuk bertemu langsung dengan ondofolo.

“Setelah saya ketemu dengan ondoafi, saya ambil keputusan untuk kita tetap jalan bahkan ini sempat saya batalkan.  Tapi karena bersyukur kita sudah ketemu ondofolo semua dan mereka memberi jaminan, akhirnya kita ambil keputusan untuk tetap jalan,”pungkasnya.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *