Polda Papua Lakukan Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan

Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D Fakhiri didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Dr. Eko Rudi Sudarto, SIK., dan Kabid Humas Kombes Pol. AM Kamal saat memberikan keterangan pers, beberapa waktu lalu. (Elfira/Cepos)

*Terkait Seruan Jihad di Medsos Bakar Polres-polres

JAYAPURA-Media sosial dihebohkan dengan seruan jihad lawan Densus 88 dan bakar Polres-polres. Terkait dengan seruan tersebut, Polda Papua sudah mengantisipasinya jauh-jauh hari.

Menanggapi hal itu, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan, pihaknya sudah mulai dari kemarin melakukan cipta kondisi.

“Kita tetap melakukan kegiatan-kegiatan Kepolisian yang ditingkatkan,” kata Kapolda saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (22/11).

Sementara itu, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Dr. Rudi Eko Sudarto, SIK., menyampaikan, Polda Papua sudah memilih standar operasional prosedur Polri. Menurutnya, sepanjang itu sudah menguat menjadi sebuah  ajakan yang sifatnya provokatif, Polri sudah bisa melakukan langkah walaupun itu di media sosial.

“Seandainya itu sudah terjadi dalam konteks ada gerakangerakan secara nyata terjadi di lapangan. Maka sudah ada langkah yang dilakukan Polri,” ucap Wakapolda kepada Cenderawasih Pos.

Wakapolda menerangkan, masyarakat saat ini sudah cukup cerdas dan punya wawasan terkait dengan jihad. Untuk itu, akan bersama-sama dengan segenap elemen untuk mengikis atau melawan paham-paham  tersebut.

“Kita mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap paham-paham radikal yang konotasinya menggerus kebhinekaan, yang melawan kepada pemerintahan yang sah. Kita sama-sama melawan dalam arti menyadarkan mereka. Bagaimanapun mereka adalah warga negara Indonesia, mereka adalah anak-anak bangsa dan mari mengedepankan HAM,” tuturnya.

Dijelaskan Wakapolda, terkait dengan provokasi di media sosial tersebut, Polda Papua sudah mengantisipasinya jauh hari. Dimana setiap waktu anggota diingatkan untuk selalu waspada.

Sementara itu, Polda Papua dalam menghadapi 1 Desember juga meningkatkan kewaspadaan yang menurut KKB menjadi event menggalakkan provokasi terkait dengan keberadaan gerakan mereka.

“Secara otomatis sudah alert. Disamping itu juga, kita sudah ingatkan jajaran termasuk meminta semua komponen TNI-Polri dan unit unit  intelijen yang ada di Papua saling bersatu dan waspada,” ucap Wakapolda.

Untuk situasi Papua lanjut Wakapolda, secara keseluruhan kondusif. Wakapolda meminta masyarakat untuk aktif, jika ada hal yang mencurigakan agar melaporkan setiap kejadian di Pos-pos Polisi terdekat agar bisa ditindak lanjuti. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *