Pelatih Persebaya Sebut Gelandang 17 Tahun Punya Potensi Luar Biasa

Marselino Ferdinan (tengah) masih bisa menggocek bola meski diadang pemain Madura United Rendika Rama (kiri) dan Christianson Simanjuntak (kanan). (Jawa Pos)

JawaPos.com-Sudah tujuh kali Marselino Ferdinan tampil di Liga 1 2021–2022. Tapi, gelandang Persebaya Surabaya itu selalu turun sebagai pemain pengganti.

Padahal, performa Marsel tengah menanjak. Dalam dua laga derbi terakhir, gelandang 17 tahun itu selalu jadi penentu. Pertama pada derbi Jatim kontra Arema FC (6/11). Dia mencetak gol roket sekaligus membuat laga berakhir imbang 2-2. Begitu pula dalam derbi Suramadu kontra Madura United (20/11).

Marsel masuk pada menit ke-45 menggantikan Rendi Irwan. Lima menit berselang, aksi solo run-nya harus dihentikan di kotak penalti. Eksekusi Jose Wilkson memastikan Persebaya menang 1-0.

Pelatih Persebaya Aji Santoso senang dengan performa Marsel. Pelatih 51 tahun itu membuka opsi untuk menurunkan Marsel sebagai starter.

”Bisa saja (Marsel jadi pemain inti, Red). Saya akan lihat dulu perkembangannya bagaimana,” kata Aji saat ditemui Jawa Pos di lapangan Universitas Negeri Yogyakarta kemarin.

Kans menjadi starter kian terbuka. Sebab, Persebaya ditinggal Ricky Kambuaya. Sebagai gelandang serang, Marsel bisa mengisi pos yang ditinggalkan Kambuaya. Hanya, Aji memastikan menjadi starter bukanlah hal mudah.

Dia punya syarat agar Marsel bisa masuk sebagai jajaran starter. ”Saya sampaikan (ke Marsel) kalau masuk tim inti Persebaya itu tidak mudah. Yang pasti, Marsel harus kerja keras untuk bisa menembus posisi inti,” tegas mantan pelatih Persela Lamongan tersebut.

Aji sadar bahwa Marsel masih sangat muda. Performanya bisa saja naik turun. Apalagi, banyak pujian yang datang setelah adik Oktafianus Fernando itu tampil bagus.

Karena itu, Aji mewanti-wanti Marsel agar tetap merendah. ”Jangan sampai terbuai dengan pujian. Saya selalu tekankan kepada Marsel agar tidak terlena. Karena kalau sampai terlena itu yang bahaya,” jelas suami Rini Sofia tersebut.

Jika terlena, bisa saja performanya makin menurun. Padahal, Aji menyebut Marsel punya potensi yang sangat luar biasa. ”Dia punya masa depan cerah. Jadi harus tetap humble dan disiplin,” tambahnya.

Marsel sendiri tidak mau ambil pusing. Pemain yang masuk skuad timnas U-23 itu senang bisa tampil apik dalam dua laga derbi. Terlebih dia bisa membantu Persebaya menang 1-0 atas Madura United (20/11). Bagi dia, kemenangan itu adalah milik semua pemain. ”Jadi, ke depan tim ini bisa lebih konfiden menjalani laga,” jelas pemain kelahiran 9 September 1994 tersebut.

Pada laga selanjutnya, Persebaya akan menghadapi Persita Tangerang (24/11). Aji cukup antusias menyambut laga tersebut. Sebab, kondisi timnya sedang bagus-bagusnya.

”Semua pemain dalam kondisi bagus. Tidak ada yang cedera juga. Semua siap tampil,” kata pelatih asli Kepanjen, Kabupaten Malang, tersebut. Dia berharap tren positif bisa terus berlanjut.(JawaPos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *