KPU Pastikan Kesiapan PSU Yalimo

Yehemia Walianggen (Denny/Cepos)

Usai Dilantik, Anggota PPD 5 Distrik Langsung Ikuti Bimtek

WAMENA-Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yalimo Yehemia Waliangen memastikan kesiapan pelaksanana Pemungutan Suara Ulang di Yalimo. Dimana, Panitia Pemilihan Distrik (PPD) untuk 5 Wilayah Yakni Abenaho, Apalapsili, Welarek, Elelim dan Benawa telah dilantik Kamis (19/11) pekan kemarin dan 25 anggota PPD ini pun langsung diberikan bimbingan teknis terkait pelaksanaan pemungutan suara ulang.

   “Sebelumnya untuk mekanisme evaluasi berdasarkan surat edaran KPU RI 250 bahwa PPD itu kita evaluasi yang sudah bekerja selama ini, jadi tidak ada rekrutmen yang baru lagi untuk anggota PPD,” ungkapnya, Senin (22/11) kemarin.

   Ia menyatakan dari hasil evaluasi sudah ditetapkan atau melakukan pergantian sesuai dengan daftar tunggu. Di Elelim 3 anggota, Welarek 5 anggota. Untuk Apalapsili itu PPD yang lama bersama PPD Abenaho mereka tetap, untuk Benawa ada 2 anggota yang diganti dengan daftar tunggu.

  “Sudah kami tetapkan kemudian pelantikan dan Bimtek. Dalam bimtek kita menjelaskan bahwa amar putusan MK itu kita untuk dipahami, supaya ketika ada kegiatan di tingkat distrik mereka juga bisa menjelaskan.”kata Walianggen.

  Menurutnya yang menjadi poin penting itu tentang amar putusan tanggal 5, termohon melaksanakan pemungutan suara di seluruh distrik, kemudian juga tengang waktu yang sampai dengan hari ini dipersoalkan, melampaui putusan MK. tentang SK 127, pemungutan suara ditetapkan 26 Januari 2022.

  “Putusan MK itu terikat, termohon harus melaksanakan karena putusan itu final jadi KPU sudah menindaklanjuti putusan itu, setelah menandatangani NPHD tanggal 12 Oktober, jadi kami sudah konsultasi tahapan ke KPU RI, pimpinan sudah sampaikan bahwa tahapan PSU tetap dilakukan karena perintah negara dan  pemda Yalimo sudah sediakan anggarannya,” jelas Mantan Ketua Bawaslu Yalimo.

   Ia juga menyatakan terkait keamanan pelaksanaan PSU juga sudah disiapkan negara untuk tahapan ini tetap dilakukan sehingga KPU sebagai penyelenggara pemilu yang melaksanakan putusan MK wajib melaksankan.

  “Yang  penting saat ini adalah bagaimana masyarakat bisa paham, bahwa PSU wajib dilaksanakan karena di dalam amar putusan jelas bahwa setelah KPU melakukan pemungutan suara, penetapan rekapitulasi atau penetapan penghitungan suara kemudian hasilnya dilaporkan kepada MK.”beber Walianggen

   Selain itu, untuk PPS juga KPU Yalimo sudah  evaluasi. Rencananya akan melaksanakan pelantikan dan Bimtek pada Selasa (23/) hari ini. Pelantikan secara serentak di seluruh distrik. Jadi berdasarkan jumlah kampung yang ada, 298 kampung, sehingga personel PPS yang akan dilantik itu jumlahnya 298 dikali 3 jadi 894 orang.

  “Jadi kita langsung masuk ke distrik,  komisioner dengan PPD langsung turun, kita juga langsung menjelaskan putusan MK, kemudian tahapan KPU kita akan jelaskan itu.”tutupnya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *