Peringkat Empat, 12 Cabor Papua Juara Umum

Atlet Sepak bola Papua saat tampil di Stadion Mandala Jayapura pada pelaksanaan PON XX 2021. (Erik / Cepos)

JAYAPURA – Kontingen Papua sukses menempati peringkat empat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional atau PON XX 2021. Papua sukses meraih 93 medali emas, 66 medali perak dan 102 medali perunggu. Capaian tersebut menjadi prestasi terbaik bagi Papua sejak mengikuti PON VII 1969 silam.

Pundi-pundi 93 medali emas Papua hadir dari 50 dari 56 disiplin cabang olahraga yang dipertandingan. Bahkan cabang olahraga kontingen Papua beberapa berhasil mendominasi atau menjadi juara umum, seperti cabang olahraga Muaythai perolehan 6 medali emas, Bermotor 5 medali emas, Terbang Layang 5 medali emas, Tarung Derajat 4 medali emas, Binaraga 3 medali emas, Terjun Payung 2 medali emas, Tinju 2 medali emas.

Kemudian Sepakbola putra, sepakbola putri, Futsal, Hockey outdoor, Softball putri, Rugby 7’s putra, basket 3×3 masing-masing mendapatkan satu medali emas.

“Jadi, total medali emas yang diperoleh seluruh Cabor juara umum kontingen Papua sebanyak 30 medali emas dari 12 cabang olahraga,” ungkap Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya saat memberikan sambutan dalam malam apresiasi penyerahan penghargaan berupa bonus kepada perwakilan atlet, pelatih dan official kontingen Papua pada PON XX di Istora Papua Bangkit, Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (20/11) malam.

Selanjutnya, selain juara umum di setiap disiplin cabang olahraga ada juga cukup banyak Cabor yang berprestasi dan memperoleh medali emas. Seperti cabang olahraga Menembak merupakan Cabor Papua yang berhasil mendulang medali emas paling banyak dengan 10 keping medali. Namun hasil itu hanya menempatkan Menembak Papua sebagai runner-up. Begitu juga dengan cabang olahraga Sepatu Roda Papua yang meraih 8 medali emas hanya menempati peringkat 2.

Kemudian ada disiplin cabang olahraga Selam Laut, Judo dan Aeromodeling masing-masing mendulang 4 medali emas, Dayung 3 medali emas, Panjat Tebing 3 medali emas. Selanjutnya, Selam Kolam, Layar, Karate, Pencak Silat, Biliar, Catur dan Terjun Payung masing-masing meraih 2 medali emas. Sementara Renang, Atletik, TBR, Gulat, Taekwondo, Wushu, Senam-Artistik, Senam-Aerobik dan Gantole masing-masing meraih 1 medali emas.

Selain itu pula, ada beberapa disiplin cabang olahraga yang belum mampu memperoleh medali emas namun masih bisa meraih medali perak ataupun perunggu. Diantaranya, Kempo 5 medali perunggu, Sepak Takraw 1 perak dan 4 perunggu, Angkat Berat 2 perak dan 2 perunggu, Anggar 4 perunggu, Tennis 2 perak dan 2 perunggu, Bulutangkis 2 perunggu, Panahan 2 perak, Paralayang 1 perak dan 1 perunggu, Renang Perairan Terbuka 1 perunggu, Angkat Besai 1 perak, Rowing 1 perunggu, Polo Air 1 perunggu dan Hokey Indoor 1 perak.

“Untuk 13 cabang olahraga di atas agar kedepannya semoga tidak patah semangat untuk bisa menjadi yang terbaik dan lebih giat lagi untuk berlatih dan evaluasi, agar bisa mendapatkan hasil yang lebih dari apa yang sudah didapatkan,” ujar Kenius.

dari 56 disiplin cabang olahraga Papua, ada 7 cabang olahraga kontingen Papua yang gagal mendulang medali satupun, seperti Bola Tangan, Basket 5×5, Voli Pasir, Voli Indoor, Senam Artistik, Senam Ritmik dan Baseball.

“Kepada 7 cabang olahraga itu harus bisa lebih baik lagi, bisa selalu mengevaluasi setiap kekurangan dan kelebihan yang ada, yang akhirnya bisa menjadi acuan agar kedepannya bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi,” ucap Kenius

“Semoga kita selalu diberikan berkat dan limpahan karunia Tuhan agar dilancarkan untuk selalu bisa meraih apa yang kita tuju. Adapun harapan untuk PON selanjutnya, dapat mempertahankan prestasi yang telah dicapai semoga kontingen Papua bisa meraih juara dan prestasi yang lebih membanggakan lagi,” pungkas Kenius.

Adapun juara umum PON XX 2021 Papua diperoleh Jawa Barat dengan 133 medali emas, kemudian disusul oleh DKI Jakarta dengan 111 medali emas dan Jawa Timur dengan 110 medali emas. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *