Masyarakat Harus Jeli Kenali Pinjol Legal dan Ilegal

Adolof Fictor Tunggul (Denny/ Cepos)

WAMENA-Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua Adolof Fictor Tunggul memperingatkan masyarakat untuk lebih paham dan  mengenal Pinjaman Online (Pinjol) yang legal dan ilegal. Jika ingin mengajukan pinjaman online sebaiknya pada aplikasi yang terdaftar  secara legal dan benar -benar dibutuhkan.

   Menurut Adolof, bagi masyarakat yang sering menggunakan jasa pinjaman online harus benar -benar mamastikan layanan yang terdaftar di OJK, dan juga dipastikan dana yang dipinjam itu harus benar -benar produktif jangan untuk konsumtif, dan juga harus memperhatikan resikonya.

  “Ketika melakukan pinjaman online maka harus melihat resikonya, seperti suku bunga berapa dan mampu tidak untuk dibayar, kemudian mana peminjam harus bisa membedakan mana pinjaman online yang legal maupun yang ilegal,”ungkapnya Sabtu (20/11) kemarin saat ditemui di Wamena.

   Ia menegaskan pinjaman online yang ilegal itu tidak terdaftar di OJK, sehingga masyarakat yang ingin mengetahui pinjaman online yang legal silahkan menghubungi OJK atau Call Center 157. Namun untuk lebih mengenal pinjaman online yang ilegal, contoh suku bunganya besar , kedua sangat cepat diproses keuangannya.

  “Misalkan ada yang sering muncul diaplikasi Rp 10 juta diproses dalam 2 Jam atau 1 jam itu harus hati -hati Biasannya itu ilegal, ciri yang ketiga, meminta akses semua nomor telepon dari peminjam. Artinya ada ribuan nomor yang diakses semua nomor telpon itu akan masuk dalam data pinjaman online ilegal itu,”tegasnya

   Untuk pinjaman online yang legal dan berizin di OJK, Kata Adolof, itu tidak ada meminta akses nomor telpon dan hanya meminta share Lokasi dan Foto peminjam. OJK  juga mengharapkan masyarakat untuk tidak sembarang memberikan pinjaman KTP, karena KTP  bisa dimanfaatkan untuk melakukan pinjaman online yang ilegal. (Jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *