Atlet Papua Mewarnai Pelatnas Sea Games

Atlet Rugby Papua saat melakukan latihan di venue Rugby Auri Sentani, Kabupaten Jayapura beberapa pekan lalu. (Erik / Cepos)

JAYAPURA – Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua, Kenius Kogoya menyebutkan bila beberapa atletnya mendapatkan undangan untuk memperkuat Indonesia di ajang Sea Games Vietnam pada Mei 2022 mendatang.

Kata Kenius, atlet Papua nyaris menghiasi seluruh cabang olahraga yang akan diikuti oleh Indonesia pada pesta olahraga se-Asia Tenggara tersebut. Menurutnya, hal tidak lepas dari pembinaan prestasi atlet yang dilakukan oleh KONI Papua selama ini.

Puncaknya, di ajang Pekan Olahraga Nasional atau PON XX 2021 yang baru saja selesai digelar bulan Oktober lalu menjadi capaian terbaik Papua selama menjadi kontestan event olahraga empat tahunan tersebut. Papua berhasil menempati peringkat keempat dengan torehan 93 medali emas.

“Atlet kita cukup banyak yang dipanggil ke Pelatnas. Dayung kita sudah kirim beberapa atlet, ada 5 atlet. Muaythai 4 atlet serta pelatih teknik. Juga ada atlet Rugby, hampir semua cabang olahraga, untuk data pastinya belum ada tapi intinya ada banyak yang dipanggil untuk ikut Pelatnas,” ungkap Kenius kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Jayapura, Sabtu (20/11).

Selain terpanggil mengikuti Pelatnas Sea Games Vietnam, Kenius juga membeberkan bahwa atlet Terjun Payung Papua juga mendapatkan kesempatan tampil pada kejuaraan dunia di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

“Ada juga atlet Terjun Payung dipanggil untuk mengikuti kejuaraan dunia di Abu Dhabi. Dan kami KONI fasilitasi mereka berangkat,” ujar Kenius.

Kenius juga menyebutkan, bahwa capaian PON XX 2021 menjadi warning bagi kontestan lainnya di PON XXI 2024 Aceh-Sumut. Pasalnya, Papua dalam PON XX berhasil mendominasi beberapa cabang olahraga.

Selain itu, Papua juga kini memiliki infrastruktur olahraga yang sangat mendukng dalam pembinaan prestasi atlet dalam kedepan.

“Di PON XX Papua untuk pertama kalinya menempati peringkat empat dengan meraih medali emas 93. Ini menjadi modal yang baik jelang pelaksanaan PON berikutnya,” pungkasnya. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *