Peparnas XVI Ciptakan 150 Rekor Baru

Atlet para Atletik saat tampil pada Peparnas XVI 2021 Papua di Stadion Lukas Enembe. (Erik / Cepos)

JAYAPURA – Pelaksanaan Pekan Paralimpik Nasional atau Peparnas XVI Papua 2021 telah berakhir pada 13 November lalu. Menempatkan Papua sebagai juara umum dengan perolehan 127 medali emas, 86 medali perak dan 93 medali perunggu. Upacara penutupan event olahraga nasional empat tahunan kaum disabilitas tersebut ditutup langsung oleh presiden Jokowi di Stadion Mandala Jayapura.

Juara Peparnas sebelumnya, Jawa Barat berhasil menempati peringkat kedua dengan 110 medali emas, atau terpaut 17 medali emas dari tuan rumah. Kemudian 92 medali perak dan 75 medali perunggu. Peringkat ketiga ditempati oleh Jawa Tengah dengan 89 medali emas, 60 medali perak dan 76 medali perunggu.

Kemudian peringkat keempat ditempati oleh Kalimantan Selatan dengan 41 medali emas, 43 medali perak dan 47 medali perunggu. Dan peringkat kelima ada calaon tuan rumah Peparnas XVII Sumatera Utara dengan meraih 27 medali emas, 32 medali perak dan 15 medali perunggu.

Selain menetapkan Papua sebagai juara umum, Peparnas XVI 2021 juga menciptakan 150 rekor. Pemecahan 150 rekor tersebut beragam, mulai dari rekor Peparnas rekor Nasional hingga rekor ASEAN Para Games.

Sebagian besar rekor-rekor baru tersebut diukir oleh para atlet paralimpik debutan nasional, termasuk beberapa catatan rekor yang disumbangkan dari arena Renang dan Atletik. Cabang olahraga para Atletik merupakan cabang olahraga yang paling banyak menciptakan rekor baru dengan 96 rekor Peparnas, diikuti 39 dari cabang olahraga para Renang yang mencatatkan rekor nasional maupun Peparnas.

Atlet para Renang juga sukses mengukir 2 rekor ASEAN Para Games. Sedangkan cabang olahraga Angkat Berat juga memecahkan rekor nasional.

Peparnas XVI 2021 Papua diikuti sebanyak 3.609 atlet dari 33 provinsi, kecuali Sulawesi Barat. Para atlet paralimpik nasional ini bertanding pada 12 cabang olahraga di 12 arena pertandingan yang ada di zona Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Kemudian pada Peparnas XVI, tuan rumah Papua menjadi juara umum setelah mendominasi beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan.

Atlet para Renang NPC Papua menjadi penyumbang medali paling banyak dengan 37 medali emas, kemudian disusul oleh atlet para Atletik dengan 26 medali emas, kemudian atlet para Catur dengan 16 medali emas. Panahan dan Judo Tunanetra sama-sama mempersembahkan 11 medali emas, menembak 9 medali emas, Tenis Meja 6 medali emas, Tenis Kursi Roda 4 medali emas, Boccia 3 medali emas, Bulutangkis 2 medali emas dan Sepakbola CP dengan 1 medali emas.

“Selamat kepada atlet Papua menjadi juara umum setelah meraih medali emas paling banyak. Sekali lagi saya tegaskan, bahwa bukan hanya torang bisa, tapi semua torang hebat, sekali lagi torang hebat,” ungkap Presiden Jokowi saat menutup Peparnas XVI 2021 pada 13 November lalu di Stadion Mandala Jayapura.

Sementara itu, Gubernur Papua, Lukas Enembe mengatakan bahwa Peparnas merupakan ajang kesetaraan. Dimana setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk mengharumkan nama bangsa. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *