Pembuktian Boaz Solossa

Borneo FC Samarinda berhasil kembali meraih kemenangan saat menghadapi Persipura Jayapura di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (18/11) malam.

*Dirumorkan ke Persis Solo, JFT Enggan Berkomentar

JAYAPURA – Persipura Jayapura kembali melanjutkan tren buruknya di kompetisi Liga 1 2021/2022. Tim kebanggaan masyarakat Papua itu kembali menelan kekalahan 1-0 dari Borneo FC pada pekan ke-12 atau laga pertama seri ketiga yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo Yogyakarta, Kamis (17/11) malam.

Gol semata wayang Borneo FC hadir dari kaki Francisco Torres setelah mendapatkan umpan matang dari Boaz Solossa di menit 71’.

Boaz pembeda dalam pertandingan ini, masuk sebagai pemain pengganti pada menit 70 hanya butuh beberapa detik saja untuk memberikan sebuah umpan matang yang berhasil diselesaikan oleh Francisco Torres.

Bahkan Boaz beberapa kali memberikan ancaman kepada gawang Persipura yang dikawal oleh Fitrul Dwi Rustapa, termasuk peluang emasnya pada menit 90’. Boaz nyaris menghadirkan luka mendalam bagi mantan timnya itu, untung sepakannya masih bisa diblok oleh Brian Fatari.

Meski Borneo FC berhasil menguasai jalannya pertandingan, namun skor 1-0 sudah cukup mendongkrak posisi Borneo FC di peringkat 11 dengan 16 poin. Sementara Persipura, kekalahan ini kian membuat tim berjuluk Mutiara Hitam itu makin terpuruk di dasar klasemen sementara dengan 5 poin.

Kekalahan ini juga menjadi yang keenam secara beruntun dari sembilan kali kekalahan yang sudah diderita oleh tim peraih empat gelar juara liga Indonesia itu.

Hasil ini juga menegaskan Borneo FC selalu menjadi momok bagi Persipura dalam 3 musim terakhir. Dari lima kali pertemuan keduanya, Persipura belum mampu mengatasi permainan dari Borneo FC. Tercatat, dari lima pertemuan, Persipura hanya mampu menahan imbang Borneo FC dua kali dan tiga kali menelan kekalahan.

Juru taktik Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago mengatakan, bahwa Borneo FC mampu memanfaatkan kelengahan pemain belakangnya yang berhasil berbuah gol. Jacksen menyebutkan, bahwa banyaknya pemain belakang mereka yang absen membuat lini belakang mereka kurang solid.

“Kita harus memberikan ucapan selamat kepada lawan. Kita sangat menyayangkan moment buruk yang mampu dimanfaatkan oleh lawan dalam mencetak gol. Dalam meeting kami memang membahas soal pertahanan kami, banyak perubahan di sektor pertahanan. Tapi mampu mengatasi beberapa serangan, namun anak muda dan aspek konsentrasi tidak maksimal,” ungkap Jacksen dalam zoom meeting usai pertandingan.

Jacksen juga menyebutkan bahwa rentetan hasil buruk yang mereka peroleh cukup berdampak besar terhadap kepercayaan diri pemainnya yang terbawa dalam lapangan.

“Memang menjadi salah satu hal yang selalu kita bawa dalam pekerjaan kita soal kepercayaan diri dari pemain. Karena beberapa hasil negatif yang kita dapat membuat kepercayaan pemain menurun dan butuh mental kuat untuk masuk pertandingan dengan tekanan,” ujar Jacksen.

Pelatih asal Brasil itu juga melayangkan pujian kepada para pemainnya yang dianggap tampil baik. Termasuk para pemain muda yang mendapatkan kesempatan bermain dalam pertandingan ini. Absennya 11 pilar Persipura juga menjadi salah satu alasan Persipura tidak bisa tampil baik.

“Sebenarnya saat ini kita tinggal tingkatkan kepercayaan pemain saja. Dan siapapun melihat pemain muda di line-up. pasti meragukan mereka, tapi mereka bisa membuktikan dan kedepan mereka bisa karena mereka punya potensi yang luar biasa. Dan ini menjadi pekerjaan berat bagi kami pelatih, dan semoga kami bisa menemukan solusinya,” ucap Jacksen.

Disinggung soal rumor kepindahannya ke Persis Solo, Jacksen enggan membenarkan kabar tersebut. Jacksen hanya mengakui bahwa saat ini ia berbicara soal Persipura.

“Saya rasa ini adalah press conference tentang Persipura, sehingga alangkah bijaknya kalau kita membahas tentang Persipura dan apapun yang berhubungan dengan hal lain saya rasa tidak menjadi fokus dalam jumpa pers ini,” pungkas Jacksen.

Sementara itu, pelatih kepala Borneo FC Risto Vidakovic mengaku bahwa pemainnya layak menang dalam pertandingan ini. Ia menilai bahwa timnya memiliki banyak peluang.

“Malam ini (kamis-red) kami main bagus dan kita layak menang dan kita puas. Torres punya banyak peluang, tapi dengan kerja keras dia bisa cetak gol. Boci (Boaz) juga kerja bagus di latihan dan di pertandingan berhasil memberikan assist.

Senada dengan itu, Boaz Solossa juga mengaku bahwa dirinya tidak memiliki dendam dengan mantan klubnya itu. Tapi ia bersyukur bisa berperan penting dalam kemenangan timnya.

“Kami Borneo bermain baik babak pertama banyak peluang, Torres 2-3 peluang tidak masuk dan apa yang diarahkan oleh pelatih dan saya masuk kemudian memberikan umpan kepada Torres dan mencetak gol untuk kemenangan kami,” pungkas Boaz. (eri/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *