Argentina Lolos Justru setelah Skuad Dibubarkan

Kapten Argentina Lionel Messi dibayangi dua pemain Brasil, bek tengah Eder Militao (kanan) dan gelandang Fred, dalam kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Conmebol di San Juan kemarin. (AFP)

JawaPos.com – Hasil seri tanpa gol dalam Superclasico de las Americas di San Juan kemarin (17/11) sejatinya tidak cukup meloloskan Argentina ke putaran final Piala Dunia 2022.

Tapi, selang 1,5 jam, Cile kalah dua gol tanpa balas oleh Ekuador di kandang sendiri. Kekalahan Cile tak pelak memberi tiket lolos bagi Argentina ke Qatar tahun depan.

Koleksi 29 poin La Albiceleste memang masih bisa disamai Peru (17 poin) di peringkat kelima asalkan menyapu bersih kemenangan di empat laga kualifikasi tersisa. Peringkat kelima adalah batas tim yang tidak lolos langsung atau harus memainkan playoff antarkonfederasi.

Berdasar head-to-head, Argentina sudah pasti berada di atas Peru lantaran dua kali memenangi pertemuan kualifikasi. Masing-masing di Lima setahun lalu (18/11/2020) dan 1-0 di Buenos Aires bulan lalu (15/10).

Alhasil, Argentina menyusul Brasil yang sudah memastikan lolos dari zona Conmebol. La Albiceleste sekaligus tim ke-13 yang lolos ke Piala Dunia 2022.

Tim lain yang sudah lolos adalah Jerman, Denmark, Prancis, Belgia, Kroasia, Spanyol, Serbia, Inggris, Swiss, Belanda, dan tuan rumah Qatar.

Kepastian lolos ke Qatar tahun depan pun sempat tidak disadari skuad Argentina. Sebab, ketika laga Cile lawan Ekuador sudah selesai, pelatih Argentina Lionel Scaloni sejatinya telah membubarkan skuadnya.

”Scaloni sampai meminta staf pelatih untuk mengecek dengan benar-benar apakah mereka meraih tiket lolos atau tidak,” tulis Ole.

”Ini tahun yang luar biasa. Memenangi Copa America, lalu lolos ke putaran final Piala Dunia dengan belum terkalahkan (13 laga, 8 kali menang dan 5 kali seri, Red),” ujar Scaloni seperti dilansir Mundo Albiceleste.

Media-media di dunia langsung menyambut kepastian bintang Argentina Lionel Messi tampil di Piala Dunia tahun depan dengan antusias.

Setidaknya, ada pemain berlabel GOAT (greatest of all time) yang digaransi tampil. Sebab, menanti Cristiano Ronaldo yang juga berlabel GOAT untuk lolos via playoff masih fifty-fifty.

Messi yang selalu tampil sejak Piala Dunia 2006 sekaligus akan menjalani Piala Dunia kelimanya di Qatar.

Jumlah itu adalah capaian terbanyak dengan para pemiliknya, antara lain, Gianluigi Buffon dari Italia, Lothar Matthaeus (Jerman), dan Rafael Marquez-Antonio Carbajal (Spanyol).(Jawapos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *