Diciduk Dengan Barang Bukti, Seorang Pelajar Tak BerkutikDiciduk Dengan Barang Bukti, Seorang Pelajar Tak Berkutik

Pelaku AS  saat difoto bersama barang bukti 2 unit motor yang diyakini merupakan hasil curiannya,  Selasa (15/11). Polisi masih melakukan pengejaran terhadap satu pemuda lainnya. (Polsek Abe For Cepos)

JAYAPURA  Trend anak – anak muda di Jayapura yang menggemari motor tinggi atau motor trail mendorong seorang pemuda berinisial AS (19) harus berurusan dengan pihak kepolisian. Ini setelah dirinya diciduk bersama barang bukti berupa 1 unit motor Honda CRF milik Norjem Nesimasi (26). Dari penangkapan yang dilakukan di depan kantor BKKBN ini AS tak berkutik dan hanya terdiam hingga ia dibawa ke Polsek Abepura. Dari keterangan yang disampaikan Kapolsek Abepura, AKP Lintong Simanjuntak, penangkapan ini dilakukan pada Selasa (16/11) sekira pukul 00.35 WIT di depan kantor BKKBN Abepura.

Polisi bergerak setelah mengantongi laporan polisi pada 14 Agustus lalu yang dilaporkan oleh korban. Penangkapan  ini dilakukan anggota Opsnal Reskrim Polsek Abepura bersama dengan Tim Charlie Polresta Jayapura Kota dipimpin Panit Opsnal Reskrim Polsek Abepura Ipda Edwin Aldrin Ayomi. Dari kronologisnya, diceritakan oleh korban Norjem bahwa pada Jumat (13/8) ia memarkir motornya di depan Hotel Orchid dan saat keluar ternyata motornya sudah tidak ada. Meski sudah dicari keliling ternyata tetap tidak ditemukan akhirnya ia memutuskan untuk membuat laporan polisi. “Jadi pada Selasa 16 ovember kemarin sekira pukul 00.10 WIT tim opsnal dan tim Charlie mendapat laporan jika AS ini  tengah nongkrong di depan BKKBN dan saat itu juga langsung digrebek. Saat dilakukan penangkapan pelaku tidak melakukan perlawanan dan disaat itu juga diamankan 1  unit sepeda motor Honda Beat warna putih dan langsung dibawa ke Polsek Abepura.

“Pelaku mengakui bahwa  pada Jumat (13/8) sekira pukul 04.30 WIT ia bersama  seorang temannya berinisial Na yang mencuri motor tersebut dan itu telah diakui,” kata Kapolsek. Menariknya dari motor Honda Beat yang diamankan setelah diperiksa ternyata juga merupakan motor curian. “Kami masih mengecek rekan pelaku yang Na untuk mengetahui perannya. Yang jelas dari perbuatannya ini  ia (pelaku) bisa dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara,” tutup Kapolsek. (ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *