UMKM Diharap Manfaatkan Media Sosial untuk Sarana Publikasi

Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, S.T, bersama Koordinator Pemberdayaan Kapasitas Teknologi Digital Dirjen Aptika Kementerian Kominfo Aris Kurniawan, saat memberikan arahan pada pembukaan kegiatan Literasi Adopsi Teknologi Digital (LATD), di Hotel Grand Allison  Sentani, Selasa (16/11).(Robert Mboik Cepos)

SENTANI– Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Jayapura bekerjasama dengan Direktorat Pemberdayaan Dirjen Aptika Kementerian Kominfo RI menyelenggarakan Literasi Adopsi Teknologi Digital (LATD), yang berlangsung di Hotel Grand Allison Sentani, Selasa (16/11).

Kegiatan itu sebagai bentuk edukasi dari pemanfaatan kemajuan teknologi penggunaan internet yang bisa memudahkan kehidupan sehari-hari dan juga mengurangi dampak negatif dari penggunaan internet.

Koordinator Pemberdayaan Kapasitas Teknologi Digital Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, Aris Kurniawan menuturkan, maksud dan tujuan kegiatan literasi digital ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada  penggerak teknologi informasi dan komunikasi di kampung.

“Guna mereka bisa meningkatkan kemampuannya, karena dalam kegiatan ini ada beberapa materi yang bisa dipelajari. Yaitu, materi internet marketing, kemudian ada materi dasar-dasar EoT atau kita sebut Emerging of Technology. Jadi, nanti teknologi-teknologi baru yang mungkin bisa menjadi solusi bagi permasalahan-permasalahan yang saat ini muncul di kampung,” tuturnya kepada wartawan usai pembukaan kegiatan tersebut, Selasa (16/11) sore.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, S.T., menyampaikan, kegiatan literasi adopsi teknologi digital atau LATD ini akan berlangsung selama tiga hari ke depan. Ada tiga kelas yang dibuka, yakni  kelas IoT atau Internet of Things, yang kedua itu kelas market place dan kelas pemanfaatan media sosial untuk sarana publikasi.

“Peserta yang mengikuti kegiatan ini ada 50 orang. Mereka itu dari Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata), Relawan TIK, kemudian dari Pace Mace Admin TIK atau Pemantik dan juga dari para pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Jayapura,”jelasnya.

Untuk itu, Gustaf Griapon berharap, melalui kegiatan LATD ini, semua peserta yang mengikuti nantinya agar benar-benar serius, sehingga dapat meningkatkan keterampilan atau skill dan daya saing di bidang teknologi informasi dan komunikasi atau TIK, terutama dalam menghadapi transformasi atau era digital saat ini.

“Kami harapkan dari kegiatan ini, seperti pelaku UMKM ini mereka bisa menggunakan media sosial sebagai sarana publikasi dan juga penjualan lewat media online,” tambahnya. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *