Mulai Bangun 257 Site BTS  Tol Langit Puncak Jaya, Bupati Yuni: Ini Tuntutan Zaman Milenial

Bupati Dr. Yuni Wonda saat meletakan batu pertama pembangunan simbolis untuk 257 site BTS di 27 Distrik dan 302 kampung, Selasa (09/11).

MULIA – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat. Khususnya proyek Nasional “Tol Langit” Bakti-Kominfo yang merupakan program nasional guna meningkatkan kecepatan komunikasi dan informasi nasional.

  Hal inilah yang tengah digenjot selama kepemimpinan Bupati Puncak Jaya Dr. Yuni Wonda, S.IP, MM. Kali ini Bupati pembangunan BTS di Distrik Gurage dengan melakukan peletakan batu pertama secara simbolis untuk 257 site BTS di 27 Distrik dan 302 kampung, Selasa (09/11).

  Hadir Sekda Tumiran, S.Sos, M.Si didampingi Ketua DWP Ny. Hj. Manikem, Wakil Ketua II DPRD Yoranius Wonda, Wakapolres Philip Ladjar, SH, Dandim 1714/PJ Letkol Inf. Rofi Irwansyah, S.IP, M.Si didampingi Ketua Persit Ny. dr. Angky Rofi Irwansyah.

  Hadir pula Perwakilan Vendor dari PT. IBS-ZTE Badam bersama jajaran teknisi yang akan terjun di titik yang strategis di berbagai pelosok distrik. Dengan pakaian dan atribut K3, Forkopimda yang hadir menjadi sorotan kamera wartawan.

  Dalam laporannya, Kepala Dinas Kominfo, Massora, S. Hut, M. Si menyampaikan bahwa Dasar pembangunan 257 site BTS tersebut merupakan program strategis nasional Bapak Presiden Joko Widodo melalu kementerian Kominfo RI. Proyek itu merupakan bentuk pemerataan komunikasi dan informasi di Daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T).

  Setelah peletakan batu pertama, Bupati Dr. Yuni Wonda dalam sambutannya mengisahkan bahwa keberhasilan perolehan site yang banyak ini tidak semudah yang dibayangkan. “Jumlah BTS yang banyak  ini bukan datang begitu saja, tapi karena atas perjuangan dan proses negosiasi yang lama. Perjuangan keluar masuk kantor Komisi II DPR RI Tuhan jawab. Terima kasih kepada Fraksi PDI-P Bpk. Kamaruddin dan Bpk. Yan Mandenas yang bantu kami untuk memperjuangkan ini semua. Masyarakat Puncak Jaya tidak sia-sia dukung hak suara untuk bapak berdua” kenangnya.

  “Pembangunan BTS ini merupakan bentuk kerjasama dan kesabaran seluruh masyarakat Puncak Jaya dimana sebentar lagi kita semua akan menikmati jaringan secara merata” bebernya. Selain itu Bupati mengajak agar Vendor yang terlibat juga melakukan pelibatan kolaboratif bersama masyarakat untuk ikut terlibat meski hanya sekedar menggali pondasi.

  Bupati menegaskan kepada siapa pun yang berani mengganggu ataupun menghalangi pembangunan ini akan berhadapan dengan hukum karena proyek tersebut adalah proyek nasional.

  Bupati menuturkan bahwa dengan kehadiran jaringan ini, orang tua bisa videocall dengan anaknya yang bersekolah di Luar Papua atau dimanfaatkan aparat distrik untuk melaporkan kegiatan pembangunan pada pimpinan nanti.

  “Saya akan pantau hasil pembangunan BTS dengan Video call untuk absen setiap Kepala Distrik. Apakah benar-benar masih didistrik atau masih diluar jadi tidak bisa tipu banyak karena jaringan sudah ada” ujar Bupati dikuti tepuk tangan dan tawa geli hadirin.(Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *