DPP Partai Golkar Diminta Rekomendasikan Yansen Tinal

Keluarga besar almarhum Klemen Tinal yang diwakili Agus Kora, SE, saat menyerahkan peryataan sikap kepada Gubernur Papua yang diterima Staf Ahli Bidang Otonomi Khusus Provinsi Papua, Hosea Murib, S.Sos., di Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Selasa (16/11). (Yewen/Cepos)

JAYAPURA-Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya (Golkar), Airlangga Hartato diminta untuk merekomendasikan Fernando Yansen Tinal, BA sebagai Wakil Gubernur Papua mengantikan posisi almarhum Klemen Tinal, SE yang meninggal dunia beberapa bulan yang lalu.

Hal ini diungkapkan oleh keluarga besar almarhum. Klemen Tinal di tanah Papua yang diwakili Agus Kora, SE., selaku tokoh masyarakat, sekaligus kakak dari Yansen Fernando Tinal di sela-sela ibadah syukur atas pelantikan Hosea Murib, S.Sos sebagai Staf Ahli Bidang Otonomi Khusus Provinsi Papua di Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Selasa (16/11).

Agus meminta DPP Partai Golkar untuk segera membatalkan rekomendasi DPP Pusat Partai Golkar yang mengusulkan Paulus Waterpauw dan John Tabo sebagai calon Wagub Papua.  Pasalnya, Paulus Waterpauw telah dilantik menjadi Deputi Bidang Pengelolaan Potensi kawasan Perbatasan di Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan Jhon Tabo telah dilantik sebagai Bupati Memberamo Raya.

“Kami mendesak kepada bapak Airlangga Hartato selaku Ketua Umum Partai Golkar agar memberikan rekomendasi kepada bapak Yansen Tinal sebagai calon Wakil Gubernur Papua dengan pertimbangan logis bahwa bapak Yansen sebagai kader Partai DPD I Partai Golkar di Provinsi Papua,” tegasnya.

Tak hanya itu, Yansen Tinal dinilai memenuhi syarat dan siap menjadi Wakil Gubernur Papua mengisi kekosongan yang ditinggalkan alm. Klemen Tinal sejak tanggal 21 Mei 2021 yang lalu. Yansen Tinal dianggap layak dan pantas untuk mengisi kekosongan kursi orang nomor dua di Provinsi Papua ini.

“Bapak Yansen Tinal dianggap memenuhi syarat dan siap menjadi Wakil Gubernur Papua dalam sisa masa jabatan yang ditinggalkan oleh alm. Klemen Tinal,” ujar Agus.

Agus menjelaskan, Yansen Tinal sendiri adalah kader Partai Golkar di Papua yang kini menjadi Ketua Harian DPD I Partai Golkar Papua dan Ketua Komisi I Bidang Pemerintahan Umum DPRP Papua. Selain itu, Yansen Tinal merupakan adik kandung dari alm. Klemen Tinal yang merupakan Ketua Umum DPD Partai Golkar Papua.

“Kami keluarga besar alm. Klemen Tinal di tanah Papua dengan tegas meminta Ketua Umum DPP Golkar agar memberikan rekomendasi Partai Golkar kepada Yansen Tinal sebagai calon Wakil Gubernur Papua untuk melanjutkan sisa masa jabatan yang ditinggalkan oleh bapak alm. Klemen Tinal,” ujarnya.

Agus menyampaikan, sesuai komitmen awal koalisi Lukas Enembe dan Klemen Tinal (Lukmen) Jilid I dan Jilid II, Partai Golkar tetap mengedepankan komitmen sebagai partai pendukung dan mendukung Alm. Klemen Tinal sebagai Wakil Gubernur Papua.

“Sehingga sisa jabatan yang ditinggalkan oleh bapak alm. Klemen Tinal sudah sepantasnya dilanjutkan oleh kader Partai Golkar yang sudah siap, yaitu bapak Yansen Tinal,” tambahnya.

Peryataan sikap ini telah diserahkan kepada langsung oleh Keluarga Alm. Klemen Tinal kepada Gubernur Papua melalui sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Otonomi Khusus Provinsi Papua, Hosea Murib untuk disampaikan kepada Gubernur Papua.

“Ini peryataan sikap kami yang ketiga. Kami harapkan melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Otonomi  Khusus Provinsi Papua bisa serahkan dan sampaikan langsung kepada Gubernur Papua,” pungkasnya.

Sementara itu, mewakili Gubernur Papua, Staf Ahli Gubernur Bidang Otonomi Khusus Provinsi Papua, Hosea Murib, S.Sos menyampaikan bahwa aspirasi yang disampaikan oleh keluarga alm. Klemen Tinal sudah diterima, sehingga akan diteruskan dan disampaikan kepada Gubernur Papua.

“Aspirasi sudah kami terima, sehingga kami akan sampaikan kepada Gubernur Papua mengenai aspirasi yang disampaikan oleh keluarga alm. Klemen Tinal, terkait dengan pergantian Wakil Gubernur Papua disisa masa jabatan ini,” ujarnya.

Kata Hosea, aspirasi yang diterima ini sama saja seperti Gubernur Papua yang menerimanya. Oleh karena itu, dirinya meminta Partai Golkar harus memiliki prinsip dan jangan mengorbankan gubernur dan pemerintah. Oleh karena itu, prinsip Partai Golkar penting dalam mengusung calon wakil gubernur yang akan mengantikan alm. Klemen Tinal.

“Aspirasi ini sampai di meja gubernur pasti akan tanya mengenai Partai Golkar gimana keputusan terakhirnya, untuk mengusung kader Partai Golkar untuk mengisi kekosongan sisa waktu sebagai calon Wakil Gubernur Papua yang diusung Golkar,” pungasnya. (bet/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *