PON dan Peparnas Sukses Karena Keberanian Presiden

Presiden Jokowi saat menghadiri closing ceremony Peparnas XVI di Stadion Mandala Jayapura, Senin (15/11). (Erik / Cepos)

JAYAPURA – Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI 2021 di Bumi Papua dinilai berjalan sukses. Hal tersebut tidak lepas dari peran Pemerintah Papua dan Pemerintah Pusat, termasuk dukungan seluruh masyarakat Papua.

Namun, dibalik kesuksesan dua event nasional empat tahunan tersebut tidak lepas dari peran Presiden Jokowi yang berani menggelar pesta olahraga tanah air itu di tengah Pandemi Covid-19.

Padahal, sebelum palu diketok, banyak yang menyarankan agar PON XX dan Peparnas XVI kembali ditunda satu tahun lagi (2022). Tapi orang nomor satu di Indonesia itu tetap menggelar PON dan Peparnas di tahun 2021.

Presiden Jokowi rupanya sudah hitung-hitungan bahwa PON dan Peparnas XVI tetap akan sukses bila digelar di tahun 2021. Alhasil, apa yang diputuskan oleh Presiden Jokowi sudah sesuai dengan perhitungan. PON dan Peparnas XVI akhirnya sukses digelar meski banyak rintangan.

“Kalau saya boleh mengatakan ini (PON dan Peparnas) bisa terlaksana dengan baik karena ada keberanian dari Bapak Presiden, di tengah-tengah kekhawatiran, ketakutan bahkan ada permintaan untuk tahun ini ditunda bahkan dihentikan,” ungkap Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali baru-baru ini.

“Bahkan juga ada permintaan agar PON dan Peparnas dipindah dari Papua. Tetapi arahan Bapak Presiden pada saat rapat Kabinet menyatakan kepada kami semua menteri bahwa PON dan Peparnas tetap berjalan di tahun 2021 karena sudah ditunda tahun 2020,” ujar Menpora Amali.

Menpora Amali juga membeberkan, bahwa isu PON dan Peparnas kerap menjadi prioritas dalam rapat kabinet. Sehingga tidak heran bila beberapa kementerian terkait begitu aktif melakukan kunjungan ke Papua untuk terus memantau kesiapan pelaksanaan PON dan Peparnas di Bumi Cenderawasih.

“Ada beberapa Menteri yang sering turun untuk mengejar pelaksanaan persiapan PON dan Peparnas. Waktu itu memang di tengah-tengah kekhawatiran dan keraguan, tapi itu bisa dibuktikan dengan kesuksesan PON dan Peparnas,” pungkasnya. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *