Makin Banyak PAD, Belanja Makin Besar

Ir. Rustan Saru, MM (DOK/CEPOS)

JAYAPURA– Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. Rustan Saru, MM., menekankan bahwa dalam kaitannya dengan pengelolaan anggaran daerah, semakin banyak pendapatan, maka belanja semakin banyak.

“APBD ini ada sumber yang kita akan kelola. Intinya cuma dua, terima dan keluarkan, pendapatan dan belanja. Semakin banyak pendapatan, belanja semakin banyak. Kuncinya ada pada PAD,” terang Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. Rustan Saru, MM., Senin (15/11) kemarin.

Kata Wawalkot Rustan, dalam visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota di 2022, minimal PAD bisa mencapai Rp 260 miliar. Demikian, dalam pembahasan PAD yang telah dilakukan sebelumnya, dari Bapenda maupun OPD kolektor didorong terus menerus agar bisa mencapai itu.

“Makanya, kalau bisa di tahun 2022 bisa capai Rp 250 miliar. Karena target 2022 adalah Rp 241 miliar. Pajak daerah dan retirbusi daerah, kalau bisa didapat karena itu patokan kita dalam penerimaan untuk menyusun APBD,” jelasnya.

Adapun dana transfer yang diterima Pemkot Jayapura yang bersumber dari Pemerintah Pusat, baik berupa DAU (Dana Alokasi Umum), DAK (Dana Alokasi Khusus), DID (Dana Insentif Daerah), maupun juga dana transfer antar daerah.

“Inilah kunci yang menentukan masa depan anggaran di tahun depan. Ini bisa kita dapatkan dengan banyak kalau kita bekerja. Caranya, ODP yang sudah ada program itu, tuntaskan dan kerja dengan cepat,” tambahnya.

“Jangan kita perencanaan dan pelaksanaan fisik di tahun yang sama. Benahi ini. Mau bikin gedung tahun depan, rencanakan sebelumnya. Tapi ini kan tidak, perencanaan dan pekerjaan fisik dilakukan bersamaan, sehingga waktu habis, belum lagi lelang yang 1 – 2 bulan baru selesai. Jadi jangan program tahun depan direncanakan tahun depan juga. Terutama hal-hal yang menyangkut fisik. Ini yang penting kita perbaiki,” pungkasnya. (gr/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *