Kembangkan Pariwisata Berbasis Digitalisasi

Para peserta pelatihan digitalisasi di sektor pariwisata yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura di Hotel Horex Sentani Senin, (15/11) kemarin. (Robert Mboik Cepos)

SENTANI– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Dinas Pariwisata melakukan pelatihan digitalisasi untuk branding pemasaran dan penjualan,  homestay atau pondok wisata,  kuliner, souvenir dan photography, di Hotel Horex Sentani Senin, (15/11) kemarin.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura,  Jhon Wiklif Tegai mengatakan, aktivitas wisata di setiap objek wisata yang ada di Kabupaten Jayapura sejauh ini sudah berjalan baik.  Hal penunjang lainnya seperti kuliner, souvenir dan lainnya juga sudah mulai terlihat, hanya saja jumlahnya masih terbatas.

” Mungkin penyebabnya karena frekuensi kunjungan wisata yang kurang.  Juga mungkin masyarakat kurang begitu mengenal produk-produk yang dibuat oleh masyarakat,”kata Jhon Wiklif Tegai kepada wartawan di sela-sela kegiatan itu Senin (15/11), kemarin.

Karena itu, melalui pelatihan digitalisasi branding untuk setiap aktivitas ekonomi kreatif di tempat objek wisata ini bisa dipromosikan lebih luas lagi. Dengan memanfaatkan informasi teknologi.

“Untuk membangun pariwisata ke depan, kita perlu langkah-langkah percepatan.  Karena kita sudah tertinggal cukup lama,”ungkapnya.

Kinerja dinas untuk mendorong retribusi ini  untuk PAD  masih nol rupiah,  sampai saat ini.  Jadi langkah-langkah strategis yang dilakukan untuk melakukan percepatan itu adalah menata regulasi.  Karena dari dulu itu Perda nomor 12 tentang pariwisata itu saja sampai sekarang.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *