PON dan Peparnas Sukses Sebagai Pembuktian Papua

Atlet para Bulutangkis saat tampil pada ajang Peparnas XVI 2021 Papua yang digelar di GOR Cenderawasih Jayapura. (Erik / Cepos)

JAYAPURA – Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) tidak hanya sebagai ajang pembinaan prestasi olahraga di tanah air. Namun juga menunjukan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa Papua sama dengan provinsi lainnya.

Karena melalui dua event nasional tersebut, seluruh daerah bisa hadir langsung ke Papua untuk melihat realitas kehidupan di Papua. Isu soal keaman, serta Papua sebagai daerah tertinggal membuat seluruh mata Indonesia tidak lagi melihat Papua sebagai daerah termarjinalkan.

“Kesan pertama dari penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI ini tentu sangat luar biasa. PON dan Peparnas juga pembuktian bagi kita semua bahwa Papua dan Indonesia sudah sangat bersenyawa, menyatu dalam semangat dan tujuan serta rasa senasib sepenanggungan,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud Md saat memberikan keterangan di Jayapura, Jumat (12/11) malam.

“Banyak orang mengatakan bahwa Papua tidak aman, banyak aksi kekerasan. Saya mau sampaikan bahwa aksi kekerasan ada di mana-mana, bukan hanya di Papua. Cuman banyak provokasi dan membuat kejadian di Papua sebagai kejadian khusus,” ujar Menkopolhukam, Mahfud Md.

Bahkan Menkopolhukam melayangkan apresiasi kepada pemerintah provinsi Papua yang mampu menyukseskan pelaksanaan PON dan Peparnas meski di tengah pandemi Covid-19. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh pemerintah Papua serta dukungan masyarakat Papua sulit untuk dilakukan oleh provinsi lainnya.

“Dulu menjelang pelaksanaan PON sampai Peparnas kita mencatat banyak hal yang agak mengkhawatirkan, terutama soal keamanan dan Covid. Tapi hasilnya luar biasa dan membuktikan bahwa Papua ini sama dengan daerah lain di Indonesia, bisa aman, hidup nyaman dan tenang,” ucap Menkopolhukam.

“Sebab itu, saya mau sampaikan terima kasih untuk pelaksanaan PON dan Peparnas yang sudah kita lalu dengan dua kesuksesan. Mari kita terus wujudkan ini sebagai kekuatan olahraga yang mengedepankan solidaritas dan kesatuan. Suksesnya PON dan Peparnas membuktikan jika keamanan abik, protokol kesehatan baik dan koordinasi antar panitia juga sangat baik,” sambung Menkopolhukam.

Menkopolhukam juga menyebutkan, bahwa tagline ‘torang bisa’ bukan hanya sekedar slogan. Namun menurutnya, Papua benar-benar bisa mewujudkan slogan tersebut dengan suksesnya PON XX dan Peparnas XVI.

“Persta olahraga di tanah air telah sampai pada penghujung pelaksanaan. Tuan rumah menjadi peringkat empat di PON dan juara umum di Peparnas. Ini membuktikan bahwa Papua dapat melahirkan atlet berkualitas dan profesional. Saya bangga kepada pemerintah Papua dan masyarakat Papua dengan apa yang sudah dicapai. Ini bukti bahwa yang torang bisa benar-benar bisa dilakukan,” pungkasnya. (eri/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *