PB Mandala Raih Prestasi di BPK Sultra Open 2021

Para Pemain Bulutangkis dari Papua Raih Juara di BPK Sultra Open 2021, Rabu (17/11)

JAYAPURA– Para pemain bulutangkis muda dari Papua binaan PB Mandala meraih prestasi pada kejuaraan Bulutangkis BPK Sultra Open 2021 yang berlangsung 7-14 November di GOR Indo Jaya Kendari.

Torehan prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa para pemain bulu tangkis, terutama bibit muda dari Papua mampu bersaing dan tidak kalah dengan pebulutangkis daerah daerah lain, bahkan di tingkat Nasional.

Pada ajang ini, PB Mandala mengirim 11 pemainnya, dari kategori usia dini dan pemula/remaja. Untuk usia dini putri : Cika Armelita Horman (16 besar). Usia dini putra: Rajendra Daffa Al Basith (juara 1),   Raka Admaja Apta Wijaksara (8 besar) dan James Arthur Leopatty (8 besar)

Untuk kategori anak-anak putra: Muhammad Akbar Amhar (8 besar).  Anak-anak  putri: Nur Abidah Adyana (16 besar). Kategori pemula putra:  Joseph Timothy Patrick Rengkuan ( juara 2),  Kevin Rahadian Timporok (32 besar) dan Abdul Rajab Perkasa (16 besar) Kategori Remaja putra: Gallant Jonathan Tombokan (16 besar).  Remaja putri : Intan Ramadhani (semifinalist juara 3)

“ Ini kedua kalinya kami ikut kompetisi ini, pertama kali 2 tahun lalu di Gorontalo, waktu itu dari BP Mandala mengirim tim ikuti ajang ini, namun waktu itu masih coba-coba saja. Untuk kali ini di Kendari, kami kembali lagi mengirim anak-anak untuk ikut dalam kompetisi ini dan anak-anak membuat gebrakan dengan mampu mencapai juara. Ini luar biasa perjuangan anak-anak kita,” ujar pembina PB Mandala, Farida Jafar.

para pemain PB Mandala di ajang BPK SUltra Open 2021

Rata-rata para pemain bulutangkis muda ini masuk 8 besar. Ini pembuktian para pebulutangkis dari Papua mulai diperhitungkan. “ Dulu kami para pemain dari Papua diremehkan, sekarang mereka membuktikan kualitasnya mampu bersaing,” ujarnya.

Ditanyakan soal apakah ada target tertentu dalam ajang tersebut, Farida mengatakan,  target pasti ada, tetapi tujuan utama agar para pemainnya punya jam terbang yang lebih banyak, mental mereka juga bisa lebih baik dan terasah ketika ikut kompetisi-kompetisi seperti ini. “ Selama ini di Jayapura sangat kurang adanya pertandingan, ini salah satu factor mengapa klub-klub bulutangkis di Jayapura dan Papua tidak bisa maju karena sangat kurang ada kompetisi atau kejuaraan bulu tangkis yang digelar, sehingga kami selaku Pembina dari PB Mandala memfasilitasi anak-anak untuk bisa lebih berkembang dengan mengikuti kompetisi-kompetisi di luar,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, dengan prestasi yang dicapai ini memicu semangat untuk semua club bulutangkis dan induk organisasi Buluitangkis di papua untuk semakin banyak menggelar kompetisi lokal. “ Dengan begitu, anak-anak punya motivasi untuk ikut latihan dan bertanding,” jelasnya.

Soal target selanjutnya, anak-anak PB Mandala dari Kendali menuju Gorontalo untuk mengikuti kompetisi disana.” Anak-anak punya harapan lebih optimis untuk hasil yang lebih baik dari hasil yang dicapai di Kendari,” ujar pemilik club Mandala ini. (luc/gin)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *