Jokowi: Torang Hebat!

Suasana closing ceremony Peparnas XVI di Stadion Mandala Jayapura, Sabtu (14/11). Insert, Presiden RI Jokowi saat menyapa para penonton yang hadir dalam closing ceremony Peparnas XVI 2021. (Erik/Cepos)

*Juara Umum Papua Dengan 127 Medali Emas

JAYAPURA-Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo telah menutup secara langsung penyelenggaraan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI 2021 Papua.

Orang nomor satu Indonesia itu memuji tuan rumah Papua yang mampu menyelenggarakan Peparnas dengan sukses.

Tidak hanya penyelenggaraan Peparnas XVI, Presiden Jokowi juga mengaku bahwa Provinsi Papua juga sukses dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 yang lebih dulu digelar pada 2 sampai 15 Oktober lalu.

“Saya ingin sampaikan isi hati saya bahwa kinerja tuan rumah Papua luar biasa dalam penyelenggaraan PON dan Peparnas, sangat luar biasa. Selamat kepada Papua yang sudah sukses sebagai tuan rumah PON dan Peparnas. Kesimpulan bukan hanya torang bisa tapi torang hebat,” ungkap Presiden Jokowi dalam sambutannya dalam closing ceremony Peparnas XVI 2021 di Stadion Mandala Jayapura, Sabtu (13/11).

Di ajang PON XX, Jawa Barat berhasil menjadi juara umum dengan 133 medali emas, kemudian disusul oleh DKI Jakarta sebagai runner-up, dan Jawa Timur menempati peringkat ketiga. Kemudian tuan rumah Papua berada pada peringkat empat.

Namun di ajang Peparnas XVI Papua, tuan rumah menggila dengan menyabet gelar juara umum setelah meraih 126 medali emas. Kemudian Jawa Barat berada pada posisi kedua dengan 102 medali emas, dan disusul oleh Jawa Tengah pada posisi ketiga dengan 88 medali emas.

“Di Peparnas ini, provinsi Papua juara umum, meraih medali terbanyak. Selamat kepada semua atlet, terutama kepada atlet Papua yang menunjukan prestasinya. Terima kasih untuk delegasi seluruh provinsi luar biasa, sportivitas para atlet juga luar biasa,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi juga menegaskan bahwa ajang Peparnas sebagai bukti bahwa kesulitan (difabel) bukan sebagai penghalang untuk menciptakan prestasi. Presiden juga menyebutkan jika PON XX dan Peparnas XVI merupakan ajang kebangkitan olahraga tanah air.

“Peparnas ini (Peparnas XVI) menyampaikan banyak pesan. Peparnas ini menunjukan bahwa kesulitan bukan halangan, dengan konsistensi, kesulitan bisa kita atasi dan prestasi kita bisa capai. PON dan Peparnas juga menjadi kkebangkitan olahraga, menghormati kesetaraan dan sama-sama meraih prestasi untuk mengharumkan nama bangsa, terima kasih atas kerja keras semua pihak yang sudah menyukseskan Peparnas ini,” ucap Presiden Jokowi.

“Saya tegaskan bahwa bukan hanya torang bisa tapi torang hebat. Malam ini (sabtu-red) Peparnas XVI di Papua saya tutup secara resmi, sampai jumpa di Sumatera Utara dan Aceh,” tutup Presiden Jokowi.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe menyebutkan bahwa suksesnya pelaksanaan PON dan Peparnas tidak lepas dari dukungan penuh Presiden Jokowi beserta kabinet Indonesia Maju.

“PON serta Peparnas aman dan sukses atas dukungan Bapak Presiden. Terima kasih atas kepercayaan kepada kami. Saya juga menyampaikan terima kasih kepada Menpora yang sudah berkantor di Papua dan mendampingi kami di Papua sampai penutupan Peparnas XVI. Begitu juga dengan seluruh masyarakat Papua saya menyampaikan terima kasih atas dukungan selama pelaksanaan PON dan Peparnas,” kata Gubernur Enembe.

Orang nomor satu di Bumi Papua itu menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh atlet yang sudah bertarung pada ajang Peparnas XVI Papua. Khususnya bagi atlet NPC Papua yang mampu keluar sebagai juara umum.

“Selamat kepada seluruh atlet dan sampai jumpa kembali, bawalah kenangan baik dan tinggalkan yang tidak baik dan sampai jumpa di Aceh. Torang bisa barang apa jadi,” pungkas Gubernur Enembe.

Adapun NPC Papua sukses menyabet 127 medali emas, 86 medali perak dan 93 medali perunggu untuk menobatkan mereka sebagai juara umum Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI 2021 Papua.

Peringkat kedua ditempati oleh Jawa Barat dengan 110 medali emas, 92 medali perak dan 75 medali perunggu. Kemudian posisi ketiga ditempati oleh Jawa Tengah dengan perolehan 89 medali emas, 60 medali perak dan 76 medali perunggu.

Gelar juara NPC Papua terasa lengkap setelah mendominasi beberapa cabang olahraga. Para renang merupakan cabang olahraga yang mendulang medali emas paling banyak dengan 37 medali emas dan membuat renang Papua menjadi juara umum.

Kemudian perolehan medali emas terbanyak kedua Papua hadir dari cabang olahraga atletik dengan 26 medali emas. Panahan dan judo sama-sama mengantongi 11 medali emas, begitu juga cabang olahraga lainnya mampu meraih medali emas untuk kontingen Papua.

Kemenangan NPC Papua menjadi sejarah baru bagi pelaksanaan Peparnas. NPC Papua mengukuhkan dirinya sebagai juara umum pertama setelah NPC berpisah dengan KONI.

Capaian Peparnas kali ini juga menjadi yang terbaik bagi NPC Papua selama menjadi kontestan Peparnas (Porcanas) dalam 16 edisi terakhir.

Sebelumnya, prestasi terbaik NPC Papua hanya mampu menempati peringkat kelima saat Peparnas XV Jawa Barat 2016.

Penegasan NPC Papua sebagai juara umum juga disampaikan oleh Presiden Jokowi, ia memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh atlet yang ikut bertanding. Termasuk seluruh delegasi yang sudah mengirimkan atlet terbaik ke tanah Papua.

“Sportivitas para atlet sangat luar biasa. Secara khusus saya juga mengucapkan selamat kepada provinsi Papua atas semua prestasinya. Di Peparnas ini provinsi Papua juara umum, meraih medali terbanyak dan selamat kepada Papua yang sudah sukses sebagai tuan rumah PON dan Peparnas,” ungkap Presiden Jokowi.

Sementara itu ketua NPC Papua, H. Jaya Kusuma memberikan apresiasi kepada seluruh atletnya yang sudah berjuang untuk menjadi juara umum. Jaya Kusuma membeberkan bahwa apa yang mereka capai saat ini merupakan sebuah target yang mereka sudah emban sejak jauh hari.

“Tadi malam (sabtu-red) sudah dilaksanakan penutupan, dan kita mendengar langsung dari Presiden menempatkan Papua sebagai juara umum,” ucap Jaya Kusuma.

“Kita bersyukur kepada Tuhan, karena apa yang kita cita-citakan bisa terwujud. Semua cabang olahraga berhasil menyumbangkan medali emas. Ini capaian yang sangat luar biasa bagi NPC Papua,” sambung Jaya Kusuma.

Jaya Kusuma juga menyebutkan jika awalnya NPC Papua menargerkan 154 medali emas untuk menjadi juara umum. Untungnya, cukup dengan 127 medali sudah cukup mengantarkan NPC Papua menjadi juara umum.

“Sebenarnya target 154 medali emas, namun itu tidak tercapai karena adanya nomor-nomor yang tidak dipertandingkan. Ada nomor yang digabung karena mereka (kontingen lain) tidak menyiapkan atlet. Ini yang menjadi kendala sehingga target itu tidak terwujud. Tapi kita bersyukur bisa menjadi juara umum,” pungkasnya. (eri/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *