Bupati  Wajibkan Kampung Umumkan Program dan Anggaran

Tim Komisi Informasi Provinsi Papua ketika melakukan visitasi ke kampung-kampung yang ada di wilayah Distrik Biak Timur, pekan kemarin. (Fiktor/Cepos)

BIAK-Pemerintah Kabupaten Biak Numfor telah mengharuskan semua kampung-kampung yang ada di 19 distrik supaya mengumumkan program dan alokasi anggaran terhadap kegiatan secara terbuka ke masyarakat. Salah satunya disampaikan melalui papan pengumuman di baliho lalu ditempel di dinding kantor kampung atau dipasang di depan balai kampung supaya dapat diakses atau dilihat secara langsung oleh masyarakat.

   Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd mengatakan, telah meminta Asisten I Setda supaya berkoordinasi dengan kepala distrik lalu ke kepala kampung agar setiap program disampaikan secara terbuka kemasyarakat, termasuk dengan alokasi anggarannya.

   “Sebagian kampung telah memasang baliho dan papan pengumuman dalam bentuk baliho di balai-balai kampung, yang belum agar memperhatikan hal ini dengan baik. Saya kira apa yang kita lakukan ini sejalan dengan  harapan Komisi Informasi, khususnya Komisi Informasi Papua, memang belum semuanya dilakukan namun setidaknya kita sudah memulai,” ujar Bupati didepan beberapa anggota Komisioner Papua, pekan kemarin.

   Kunjungan KI Provinsi Papua melakukan visitasi ke Distrik Biak Timur sebagai sampel saja terkait keterbukaan informasi ditingkat pmerintah kampung. Secara umum seluruh kampung di wilayah distrik Biak Timur telah mempublish APBK dengan membuatn baliho ditempat umum, besaran APBK dan tahapan realisasinya. Sementara secara keseluruhan jumlah kampung se Distrik Biak Timur sebanyak 26 Kampung.

  Ketua Bidang Penelitian dan Dokumentasi KI Provinsi Papua, Syamsudin Levi, menilai bahwa langkah awal tentang keterbukaan informasi publik di Kabupaten Biak Numfor pada dasarnya sudah dimulai, namun masih banyak hal yang perlu didorong secara terus menerus sebagai mana surat edaran sudah kami juga telah sampaikan.

   “Saya kira langkah awal sudah dilakukan oleh Pemerintah Kampung, salah satunya yang disampaikan dan diinstruksikan oleh Pak Bupati ke kampung-kampung agar trasparansi penggunaan anggaran sesuai dengan program disampaikan lewat baliho lalu ditempel di kampung-kampung, ini sudah luar biasa dan tinggal ditingkatkan dan akses-akses keterbukaan informasi diperluas lagi,” ujarnya kepada Cenderawasih Pos.

   Seperti yang diberitakan sebelumnya, bahwa KI Papua selama dua hari pekan lalu, melakukan kegiatan Visitasi, Monitoring dan Evaluasi (Monev) Informasi Badan Publik di Kabupaten Biak Numfor. Kehadiran langsung tim dari KI Provinsi Papua di Kabupaten Biak Numfor adalah juga  untuk melakukan konfirmasi langsung ke sejumlah lembaga publik.

   Kegiatan Visitasi dan Monev oleh KI Papua dilakukan di Kabupaten Biak Numfor kerena dinilai keterbukaan informasi public sudah cukup baik. Bahkan Kabupaten Biak Numfor disebut-sebut bakal masuk dalam nominasi kabupaten/kota di Provinsi Papua yang sudah tergolong cukup baik keterbukaan informasinya.

  “Salah satunya dilihat dari pengisian kuesioner  yang telah kami edarnya di sejumlah lembaga layanan publik, telah diisi dan dikembalikan ke kami, KI Papua. Ini salah satu satunya indikator, kalau lembaga-lembaga layanan publik cukup responsif di Biak Numfor,” ujar Wakil Katua KI Provinsi Papua Andriani Wally di Sasana Krida Kantor Bupati Biak Numfor saat itu. (itb/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *