Bupati RHP: Christmas Cup Munculkan Talenta Sepakbola Berbakat

Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak menendang bola saat membuka secara resmi turnamen sepakbola Christmas Cup di Lapangan Petrus Kafiar Ridge Distrik Samofa,Minggu (14/11) kemarin (Reis For Cepos)

BIAK-Sebanyak 114 tim sepakbola ambil bagian dalam Turnamen Chrismas Cup yang digelar di Kota Biak. Turnamen Christmas Cup secara resmi dibuka oleh Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak (RHP) di Lapangan Petrus Kafiar Ridge Distrik Samofa,Minggu (14/11) kemarin.

Pertandingan sendiri akan berlangsung 14 sampai dengan 18 Desember dengan menggunakan 4 lapangan.

Bupati RHP mengatakan,kehadirannya di Kota Biak ini merupakan kewajiban sebagai pemimpin untuk melihat dan mendukung generasi muda lewat olahraga terutama sepak bola.

Apalagi di Biak merupakan gudang pemain-pemain handal yang sudah punya nama di klub-klub besar Indonesia seperti Chis Yarangga, Jack Komboy, Fernando Fairyo.

Untuk itu, menurut Bupati RHP,dengan digelarnya turnamen sepakbola ini dapat muncul talenta-talenta muda sepakbola yang nantinya dapat mengikuti jejak pemain-pemain asal Biak lebih dulu punya nama besar.

Bupati RHP meminta,seluruh tim peserta untuk menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas .

“Bermain lah dengan sportivitas yang tinggi,jangan karena emosi memicu terjadi perkelahian yang pada akhirnya merusak pertandingan,”katanya.

Bupati RHP menilai,Chrismas Cup sangat baik sebab menjadi ajang untuk mempersatukan anak-anak muda yang ada di Biak.

Soal kehadirannya lebih karena faktor politik, Bupati RHP membantahnya.”Tidak benar saya hadir karena politik,itu masih jauh di tahun 2024,”ujarnya.

Menurutnya,sebagai orang Papua punya kewajiban untuk melihat generasi muda Papua dengan ikut membantu,khususnya di bidang olahraga sebab orang Papua hanya bisa dikenal lewat olahraga,salah satunya adalah sepak bola dan tinju.

“Saya juga hadir di Biak,karena guru saya sejak SD adalah orang Biak, yakni Bapak Boseren sehingga saya bisa jadi seperti dan sebagai balas jasa saya mempunyai kewajiban untuk melihat generasi muda Biak,sehingga orang tidak berpikir saya melupakan jasa orang yakni Bapa guru Boseren,”imbuhnya.

Dia berharap,kehadirannya di Kabupaten Biak dalam rangka menghadiri turnamen sepak bola tidak politisasi.(Humas/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *