Papua Digital Collaboration Dorong Perluasan Ekonomi dan Keuangan Digital

Naek Tigor Sinaga. (Priyadi)

 

JAYAPURA-Transaksi ekonomi dan keuangan digital di Indonesia terus tumbuh, seiring meningkatnya akseptasi dan preferensi masyarakat untuk berbelanja daring, perluasan dan kemudahan sistem pembayaran digital, serta akselerasi digital banking di tengah-tengah pandemi Covid-19, sehingga transaksi non tunai terus mengalami peningkatan.

 

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Naek Tigor Sinaga mengatakan, trend peningkatan transaksi non tunai ini tidak lepas dari upaya peningkatan inklusi keuangan dan digitalisasi keuangan yang dilakukan oleh Bank Indonesia bersama pemerintah daerah dan perbankan di Papua, serta inovasi dalam rangka akselerasi pengembangan dan perluasan ekonomi dan keuangan digital di Provinsi Papua.

Oleh karena itu, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kota Jayapura menyelenggarakan kegiatan “Festival Peparnas: Papua Digital Collaboraction 2021” pada tanggal 12-14 November 2021.

Papua Digital Collaboraction merupakan kolaborasi dan aksi bersama dalam rangka pencapaian digitalisasi ekonomi dan keuangan di Provinsi Papua, serta sebagai bentuk apresiasi terhadap pemerintah daerah di Papua yang seluruhnya telah membentuk TP2DD dengan memberikan pendampingan penyusunan roadmap implementasi elektronifikasi transaksi Pemda (ETP).

Tercatat 29 Pemerintah Kota/Kabupaten dan Pemerintah Provinsi Papua telah membentuk Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Selain itu, Papua Digital Collaboraction juga hadir untuk menyemarakkan kegiatan Pekan Paralimpik Nasional 2021 dan mempercepat pemulihan ekonomi di Provinsi Papua. Upaya nyata Bank Indonesia Papua dalam pemulihan ekonomi tersebut diwujudkan salah satunya melalui festival UMKM Digital sebagai bagian dari Papua Digital Collaboraction dengan tanggal penyelenggaraan 12-14 November 2021 berlokasi di Terminal Mesran, Kota Jayapura.

Festival UMKM Digital ini menampilkan produk-produk unggulan dari Papua dengan melibatkan UMKM yang berasal dari UMKM binaan BI Papua, UMKM unggulan pemkab/pemkot se-Provinsi Papua, serta UMKM binaan BPD Papua dan anggota Himbara di wilayah Papua.

Selain itu, acara juga akan diisi oleh live music dari musisi terbaik Papua seperti Edo Kondologit, M.A.C, Shine of Black, dan Numbay.

Melalui festival UMKM Digital, diharapkan UMKM mampu mempromosikan produk-produk unggulannya kepada masyarakat secara luas, dan sebagai media untuk mempercepat upaya UMKM untuk Go Digital melalui adopsi digitalisasi proses bisnis, salah satunya melalui penggunaan QRIS.(dil/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *