Di Wamena, 2 Rumah Kios Ludes Terbakar

Petugas Damkar dan Polres Jayawijaya dan warga sekitar saat berusaha memadamkan kobaran api yang menyala dari dua bangunan yang semi permanen. (Denny/Cepos)

WAMENA-Hanya berselang satu minggu musibah kebakaran kembali terjadi di Kota Wamena. Jika, Rabu (3/11) lalu 10 unit rumah kos dan satu unit bangunan bertingkat terbakar di jalan irian atas Gang Sosial Wamena Kota, musibah kebakaran kembali terjadi Kamis (11/11) siang kemarin.

  Kali ini musibah kebakaran menimpa 2 rumah kios (Ruki) yang berada di jalan Hom -hom Wamena, tepatnya di belakang gedung Dina Teknik Wamena. Rumah kios  milik Moris Simanjuntak (49) terbakar, Kamis (11/11) siang sekira pukul 11.00 WIT kemarin.  Kebakaran diduga dipicu api putung rokok yang dibuang di tempat penyimpanan BBM. Dimana api pertama kali terlihat dari garasi disamping rumah korban dan menjalar ke seluruh bangunan.

  Kapolres Jayawijaya AKBP. Muh. Safei, A.B SE membenarkan adanya kebakaran 2 bangunan rumah di Jalan Hom-Hom Wamena yang terdiri dari 1 bangunan rumah dan 1 bangunan garasi.  Sampai saat ini kepolisian belum bisa memastikan penyebab kebakaran itu, namun dari keterangan saksi korban api pertama kali keluar dari garasi rumah itu.

  “Kita belum tahu kebakaran ini karena apa, namun nanti akan dilakukan olah TKP disana berdasarkan keterangan saksi-saksi khususnya pemilik rumah tersebut,” ungkapnya di Mapolres Jayawijaya.

  Ia menyatakan dari keterangan saksi, istri korban bernama Hotnide Lumbantoruan (44), awalnya sekitar pukul 11.00 WIT pada saat ia menjual BBM di pinggir jalan anak laki-lakinya yang bungsu berlari mendatanginya dan menyampaikan ada asap tebal dari arah belakang.

  “Saksi memastikan titik asap tersebut, namun ternyata dari arah rumahnya, kemudian saksi berlari menuju ke rumah dan melihat api telah menyala dari luar garasi dan langsung  meminta tolong kepada warga yang berada di sebelah rumahnya untuk  mengambil air dari sumur di belakang rumah guna memadamkan api,” jelasnya.

   Menurut Kapolres, karena bangunan rumah korban hanya semi permanen maka api dengan cepat merambat dan membakar bangunan rumahnya  dengan cepat. Meski direspon cepat oleh pemadam dan warga sekitar, namun bangunan rumah itu tidak bisa terselamatkan.

  “Kita sudah mengerahkan personel Piket Regu 4 Polres Jayawijaya yang menerima laporan langsung mendatangi TKP kebakaran guna membantu memadamkan api serta  mengamankan barang yang tersisa di TKP kebakaran.”katanya

  Kata Kapolres, api baru berhasil dipadamkan dengan menggunakan 2 kendaraan truk pengangkut air dan 2 mobil Damkar yang mendatangi TKP. Dalam insiden kebakaran ini tak ada korban jiwa, namun kerugian material berupa 2 unit bangunan. Sementara dokumen dan barang berharga lainnya yang terbakar masih dalam pendataan pemilik rumah

   “Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut dan kebakaran diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang ke arah samping garasi yang biasanya sebagai tempat penyimpanan BBM oleh pemilik rumah.”katanya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *