Siap Gelar Diklatda dan Pelantikan Ketua BPD HIPMI Papua

Suasana konferensi pers terkait kegiatan Diklatda dan Pelantikan BPD HIPMI  Papua, Rabu (10/11) kemarin. (Yohana/Cepos)

JAYAPURA– Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Papua akan melaksanakan pelatihan Diklatda dan Pelantikan BPD HIPMI Papua pada hari Jumat (12/11) besok. Persiapan dua agenda HIPMI Papua itu sudah 100 persen siap dilaksanakan.

Sekretaris Panitia Diklatda dan Pelantikan BPD HIPMI  Papua Naek Sahala Mangaraja, mengatakan dalam dua kegiatan tersebut rencananya akan hadir langsung dari HIPMI  Pusat, termasuk Menteri Investasi RI Bahlil Lahadalia serta dewan Pembina BPD Papua. “Dalam Diklatda dan Pelantikan BPD HIPMI  Papua pada (12/11) mendatang kami juga pastinya memperhatikan prokes, sesuai dengan peraturan yang berlaku, guna menghindari penyebaran Covid-19,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (10/11) kemarin.

Sementara itu, Ketua Panitia  Diklatda dan Pelantikan BPD HIPMI  Papua Luis Dodop menjelaskan dalam pelaksanakan Diklatda sendiri ada 3 materi yang nantinya akan disampaikan yakni dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dari Kadin dan dari HIPMI  Pusat.

“Tujuannya untuk mengembangkan bakat dan potesi para pengusaha muda di Papua khususnya yang bergabung di HIPMI  Papua, untuk meningkatkan kualitas para pengusaha muda kita, setelah itu pada malam harinya akan dilakukan pelantikan Ketua BPD HIPMI  Papua,” tambahnya

Sementara Ketua BPD Himpi Papua Atto Sampe Buntu menyampaikan bahwa HIPMI  Papua ingin menciptakan pengusaha baru dan lapangan pengusaha baru di Papua.

“Pada dasarnya HIPMI  Papua adalah himpunan pengusaha muda yang harus saling suport dalam berbagai bisnis, dengan demikian kami para pengusaha muda harus bergabung untuk membuat sebuah gebrakan di tanah Papua,”ungkapnya.

“Kami ingin membuat usaha nyata bagi para pengusaha-pengusaha muda di Papua seperti halnya usaha pertashop ini sudah menjadi harapan kami untuk menyediakan lapangan kerja bagi anak-anak muda di Papua,” tambahnya. Sebanyak 100 unit pertashop akan  disediakan untuk seluruh Papua, dengan demikian akan membuka lapangan kerja dan juga membina para pengusaha muda di Papua. (ana/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *