Razia Angkutan, Banyak Angkot Mati Pajak

Anggota Sat Lantas Polres Jayawijaya saat melakukan razia terhadap kendaraan umum (Denny/ Cepos)

WAMENA-Satuan Lalu Lintas Polres Jayawijaya mulai melakukan penertiban terhadap kendaraan umum, baik angkutan penumpang maupun yang digunakan untuk mengangkut barang yang beroperasi dalam Kota Wamena. Dimana dari penertiban ini 14 kendaraan langsung diamankan oleh petugas lantaran tak memiliki kelengkapan surat -suratnya.

   Kapolres jayawijaya Melalui Kasat Lantas AKP Baharudin Buton, SH, menyatakan yang ditahan ada 14 kendaraan angkutan umum yang terdiri dari 10 angkot  dan 4 kendaraan yang mobilisasi barang.

  “Jadi dari kendaraan umum yang kita tertibkan ini 10 angkot tidak dapat menunjukkan surat -surat kendaraan, sedangkan 4 kendaraan pengangkut barang ini tidak dapat menunjukkan SIM ketika dilakukan pemeriksaan,”ungkapnya Rabu (10/11) kemarin di Mapolres Jayawijaya.

  Baharudin menyatakan untuk surat kelengkapan kendaraan, seperti STNK ini kebanyakan sudah mati atau tidak berlaku lagi sehingga kendaraan ini diamankan. Penertiban ini merupakan kegiatan rutin satuan Lalulintas  sekaligus menyambut operasi zebra yang akan dimulai pada 14 November ini sehingga dalam penertiban ini hanya memberikan edukasi kepada pelanggar.

  “Kami sampaikan kepada pengendara untuk membuat SIM untuk kelengkapan Pribadi kemudian membayar pajak, atau ke samsat untuk menyelesaikan administrasinya disana, rata -rata angkutan umum tidak membayar pajak sehingga STNKnya mati,” jelas Kasat Lantas yang mengaku akan menggelar Operasi Zebra selama 14 hari ke depan.

  Ia juga menyatakan kalau mereka sudah membayar pajak otomatis pasti STNKnya berlaku, ia juga memastikan tidak memberlakukan penilangan kepada pelanggar dalam razia kendaraan umum ini, namun mereka diminta menyelesaikan administrasi untuk pajak dan kembali ke Polres Jayawijaya kendaraan mereka bisa diambil kembali. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *