Pelatih Catur Berharap Atlet Papua Berprestasi di Asia

Pecatur putri Papua Bika Pratiwi (kiri) menghadapi pecatur putri Jawa Barat Mutiara S. Ramdhani (kanan) pada pertandingan babak ketiga catur cepat Tuna Netra (TN) B1 Peparnas XVI Papua di Hotel Sahid Jayapura, Papua, Sabtu (6/11/2021). ANTARA FOTO/Indrayadi TH/rwa.

Jayapura– Prestasi atlet Catur dari Provinsi Papua di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Papua XVI diharapkan bisa berlanjut di tingkat internasional.

Hal tersebut disampaikan pelatih Catur Papua Sukarnedi kepada Infopublik di Hotel Sahid Papua, Jayapura, Rabu (10/11).

“Tentu saya ingin atlet Catur Papua mampu meraih prestasi yang lebih tinggi, seperti Asean Paragames untuk kawasan Asia Tenggara dan Asia Para Games untuk Asia. Jadi setelah berprestasi di Peparnas Papua, mereka bisa meraih prestasi internasional” kata Sukarnedi.

Menurut pelatih yang akrab disapa Edi ini, dengan pembinaan yang intensif maka prestasi di kancah internasional bukan mustahil untuk diraih.

Dia mengharapkan peran dari National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) atau Komite Paralimpiade Indonesia untuk membina atlet catur.

“NPCI dapat mengirimkan atlet-atlet catur yang berpestasi di Peparnas Papua  ke luar negeri agar mereka mempunyai mental bertanding yang bagus,” urainya.

Ia menilai dengan latihan di luar negeri akan berdampak positif terhadap prestasi atlet.

“Pengalaman bertanding yang cukup khususnya di luar negeri bisa menambah kemampuan dan rasa percaya diri atlet Catur” tegasnya.

Sebelumnya, kontingen Catur Papua berhasil meraih delapan medali emas, dua perak, dan empat perunggu di kategori Catur Cepat Peparnas Papua.

Delapan emas antara lain disumbangkan oleh Iko Penantu Nate, Nabilla Feby Ulffiando, Karina Kartika Sari, Hendra Johan, dan Cerdas Barus.

Sementara itu, di babak ke-4 Catur Standar kategori tunanetra B1 putra, Abdul Halim dari Jambi meraih 4 poin pada Rabu (10/11).

Sedangkan Iberahim dari Kalimantan Selatan dan Prasetyo Fitriyanto masing-masing mendapatkan 3,5 poin.

Untuk  kategori tunanetra B2/3 putra, Jumadi dari Jawa Tengah dan Ruslan Lamba dari Sumatera Selatan masing-masing meraih 3,5 poin. Hendra Johan asal Papua mendapatkan 3 poin.

Di kategori tunarungu wicara putri, Catrina Dewi Haloho mampu meraih 4 poin, sedangkan dua atlet Aceh yakni Fatmiati dan Rizki Aulina masing-masing mendapatkan 2 poin.

Pertandingan Catur Standar akan dilanjutkan pada Kamis (11/11) untuk perebutan medali di Hotel Sahid Papua, mulai pukul 08.00-16.00 Waktu Indonesia Timur (WIT).(PBPeparnas/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *