Nicodemus Yandewoa Persembangkan Emas Judo untuk Papua

Saul Nicodemus Yandewoa  ketika mendapatkan medali emas pada Cabor Judo kelas -73 Putra yang dilaksanakan di GOR Trikora, Rabu (20/11) (Ayu/Cepos)

JAYAPURA-Pertandingan final Judo Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua pada hari ketiga Rabu, (10/11) kali ini dimenangkan oleh Saul Nicodemus Yandewoa tim dari Papua.

Dirinya saat ditemui di Gor Trikora mengatakan bahwa pada kelas -73 putra kali ini medali emas dan perak sudah jelas berada di tangan Papua. Hal ini dikarenakan pada pertandingan final tadinya dirinya bertanding dengan tim dari Papua juga.

“Di final  tadi saya lawan sesama Papua, teman sekamar. Jadi medali untuk Papua. Medali kelas -73 emas perak sudah pasti milik Papua.” Ujar Saul pria atlet asal Kabupaten Waropen tersebut.

Dirinya yang baru pertama kali mengikuti pertandingan judo ini mengaku mulai latihan dari 0 sejak tahun 2018 di Solo. Dengan semangat dan tekat yang kuat dirinya merasa senang bisa sampai tahap ini.

“Dari saya sebelum naik Peparnas dikasih semangat dan tetap fokus apa yang pelatih intruksi saya ikut saja. Terimakasih kepada Tuhan, Tuhan sudah menolong saya sampai sekarang saya berada di final. Nanti Tuhan yang kasih itu yang terbaik, apa yang terjadi terjadilah. Karena lawan saya adalah teman sekamar. Karena kita makan sama-sama. Di arena tetap bertanding. Karena Judo di matras musuh di luar matras teman.” Ujarnya.

Dirinya mengaku hal ini dipersembahkan kepada Papua dan seluruh masyarakat Papua.

“Saya persembahkan kepada Papua, masyarakat Papua, bapak ketua, pelatih yang selama ini dampingi  saya, untuk orang tua, keluarga, semuanya.” Ujarnya.

Dirinya berharap bahwa disabilitas di Papua dapat bergabung untuk berlatih dan mengikuti kejuaraan di 2024.

“Harapan saya teman teman yang lain dari Papua, yang belom bergabung mari kita gabung sama-sama, kita latihan bareng bareng persiapan 2024 di Provinsi Sumatra Utara.” Ujarnya.

Sementara itu Ahmad Bahar pelatih Judo Papua mengaku target Papua sendiri dapat meraih 5 medali Emas.

“Sampai yang kemarin, total sudah dapat 3 emas iya mudah-mudahan hari ini mudah-mudahan 3 itu tercapai artinya melebihi target.” Ujar pelatih asli Makassar itu.

Dari 5 atlet yang turun hari ini ada 4 Nomor yang diperebutkan -57 putri, -63 Putri, -73 putra, dan -81 putra.

Pelatih judo Papua sejak 2019 tersebut menjelaskan bahwa untuk atlet Papua rata-rata belum pernah bertanding. Dan baru mulai berlatih 2 hingga 3 tahun lalu berawal dari nol.

“Kita latih dari 0 hanya beberapa yang pernah tanding tapi semua dari 0 ada yang masih ada 3 orang yang sekolah, tapi kebanyakan kita ambil dari tukang pijit tuna netra kita latih dari nol.” Ujarnya.

“Kami mulai berlatih di Solo Jawa Tengah itu sejak pertengahan 2019 lalu tapi ada yang keluar masuk keluar masuk dan dari sekian dari 18 atlet ini ada 4 atlet yang betul-betul baru. Baru bergabung April 2021 ini dilatih dari 0 juga termasuk yang ada di Wamena itu baru Justru dari atletik tidak masuk di atletik lalu dikirim ke Solo kita latih dari judo tapi dia main di – 90 Putra besok bermain.” Ujarnya. (cr – 265/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *