Masuk Wamena Masih Tetap Gunakan PCR

Penumpang yang baru turun di Bandara Wamena yang sebelum keluar diperiksa hasil PCRnya. (Denny/ Cepos)

JAYAWIJAYA-Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya dr. Willy Mambieuw, SpB menyatakan  bahwa untuk masuk ke Wamena, maka syarat yang digunakan para penumpang pesawat tetap menggunakan PCR, meski beberapa daerah sudah tidak mengunakan PCR lagi. Sebab, untuk di Jayawijaya ini cakupan vaksinya masih belum sesuai target.

   “Terkait dengan instruksi untuk PCR tidak dipakai untuk perjalanan lewat penggunaan pesawat, tetapi kami di Jayawijaya mengingat karena kita punya cakupan vaksin belum sampai setengah sehingga kalau kita tidak screening secara ketat di bawah maka bisa bertambah banyak pasien di Jayawijaya,”tutur dr Willy.

  Ia menyatakan memang PCR itu bukan syarat naik pesawat,  tetapi untuk diagnosa pasti Covid-19. Oleh karena itu harus dipastikan penumpang yang naik ke Wamena itu bebas Covid-19 karena melihat  cakupan vaksinasi masih  belum sampai 50 persen.

  “Untuk saat ini kita malah masih 40 persen untuk keseluruhan, sehingga metode pemeriksaan PCR untuk masuk ke Wamena  itu kita masih pakai sampai hari ini.” tandasnya.

  Sementara untuk penanganan Covid -19, meski sempat zero kasus, namun terakhir saat ini ada 5 kasus positif Covid-19 yang ditangani, dan belum ada yang sembuh. “Semua masih karantina mandiri di rumah, tetapi setelah teman-teman puskesmas telusuri, mereka ini tidak ada riwayat perjalanan ke luar, jadi mungkin kontak dengan keluarga yang dari luar.”bebernya

  Ditambahkan bahwa tracing terhadap kontak 5 pasien yang terkonfirmasi positif ini masih terus dilakukan dengan melakukan pemeriksaan terhadap keluarga atau warga yang kontak dengan pasien tersebut. “Mereka juga tidak ada riwayat melakukan perjalanan sehingga kemungkinan penularan lokal,” bebernya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *