Transportasi Logistik Barang  Jalur Darat Mulai Lancar 

Kendaraan Truk saat mengantri melewati kubangan di Jalan Trans Wamena Jayapura. Meski palang jalan di Yalimo sudah dibuka, tapi kendaraan harus hati-hati melewati jalan yang rusak. (Denny/ Cepos)

WAMENA– Usai dibukanya Palang di Kabupaten Yalimo dua minggu lalu, kini jalan Trans Wamena – Jayapura sudah kembali normal digunakan untuk aktifitas mobilisasi logistik barang dari Jayapura ke Wamena. Hal ini dapat dilihat dengan banyaknya kendaraan yang melapor di Polsek Wamena Kota minggu lalu.

  Kapolsek Wamena Kota AKP. Agus Kuswanto menyatakan jika kendaraan yang masuk dari Kabupaten Yalimo ke Wamena yang melapor setiap hari itu tidak menentu jumlahnya terkadang 3, 4 atau 5 kendaraan, sehingga belum bisa dipastikan berapa banyak yang masuk tiap hari.

  “Kalau paling banyak itu 3 hari lalu  itu kendaraan yang masuk  sekitar 80-an, sehingga anggota harus melakukan pemeriksaan hingga 24 jam karena tidak sekaligus tetapi bertahap masuk,” ungkapnya ketika dihubungi Cenderawasih Pos via selulernya Selasa (9/11) kemarin

   Ia juga menyatakan  setelah itu angka kendaraan yag masuk terus menurun 20, sampai 12 kendaraan  sehingga saat ini sudah ratusan kendaraan yang masuk membawa logistik ke Wamena usai palang itu dibuka, sebab ada kendaraan yang melapor ada juga kendaraan yang langsung melalui jalan lain untuk sampai di Kota.

  “Kendaraan yang masuk dari Jayapura – Yalimo – Wamena sebelumnya harus melalui Polsek Kurulu sehingga disana mereka lebih dulu dilakukan pemeriksaan sebelum masuk ke Wamena, sementara untuk Polsek Wamena Kota juga melakukan pemeriksaan untuk kendaraan itu.”terangnya.

  Menurut Kapolsek, kebanyakan kendaraan yang masuk ini merupaka angkutan yang tertahan selama 29 hari di Elelim Kabupaten Yalimo, kalau sekarang itu kendaraan yang kemarin masih dalam perjalanan yang kini mulai masuk satu persatu, baik itu kendaraan jenis truk maupun kendaraan Kendaraan Strada Triton yang membawa logistik bahan bangunan, dan makanan yang sudah diperiksa disana.

  “Ada beberapa sopir yang mengaku sudah 29 hari tertahan di Yalimo dan baru bisa lolos beberapa waktu lalu, namun kini dapat dipastikan sudah lancar karena arus trasnpostasi dari sana sudah mulai lancar kembali,”bebernya

   Ia menyatakan  dengan lancarnya transportasi jalan dara ke wilayah Lapago maka akan mempengaruhi tingkat harga di Kabupaten Jayawijaya dan sekitarnya. Sebab, beberapa barang yang kemarin dikirim lewat penerbangan, saat ini sudah bisa kembali dimobilisasi melalui jalan darat seperti beberapa waktu lalu sebelum ada pemalangan.

  “Kita harapkan dengan lancarnya arus transportasi jalan darat ini maka bisa kembali menstabilkan tingkatan harga di Kabupaten Jayawijaya lagi  dan kita juga akan terus melakukan pemeriksaan setiap kendaraan yang masuk untuk mengantisipasi jangan sampai ada miras pabrikan yang dimasukan ke Wamena,”tutupnya. (Jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *