Gelar Pembekalan bagi Anggota yang Masuki Masa Purna

Anggota Polri dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polda Papua diberikan pembekalan, Selasa (9/11) kemarin. (humas)

JAYAPURA– Memasuki masa purna tugas akhir tahun 2021, anggota Polri dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polda Papua diberikan pembekalan, Selasa (9/11).

Wakapolda Papua Brigjen Pol Eko Rudi Sudarto mengatakan, purna bakti atau pensiun merupakan masa dimana seorang anggota Polri sudah tidak dapat bertugas lagi di Kepolisian karena masa tugasnya telah berakhir. Ada beberapa perubahan pada saat seseorang menjalani masa pensiun, seperti perubahan dari aktivitas yang tadinya bekerja menjadi tidak bekerja, yang tadinya memiliki keterlibatan kerja atau peran di tempat kerja menjadi sudah tidak ada lagi, adanya penurunan pendapatan, adanya perubahan relasi sosial, adanya penurunan kesehatan karena usia yang semakin bertambah dan sebagainya.

“Perubahan yang terjadi bisa jadi akan menimbulkan ketidakpastian dan ketidaknyamanan, sehingga terkadang pensiun merupakan hal yang menjadi diabaikan atau kurang diperhitungkan untuk dipersiapkan karena cenderung dihindari. Persiapan pensiun biasanya menjadi terabaikan dan kurang mendapatkan perhatian, karena meskipun masa pensiun sudah dekat namun demikian biasanya pegawai masih menyibukkan diri dengan tugas dan pekerjaannya,” terang Wakapolda.

Lanjut Wakapolda, beberapa aspek atau area yang perlu disiapkan dalam persiapan pensiun antara lain aspek ekonomi, aspek psikologi, aspek sosial dan aspek fisik. Berbagai langkah persiapan perlu dilakukan dengan baik dan matang.

“Kita harus menanamkan bahwa tidak ada yang perlu ditakutkan atau dikhawatirkan, namun kita harus mampu menyikapinya dengan penuh semangat dan jiwa yang ikhlas. Hindari terjadinya gejala post power syndrome disertai dengan perasaan depresi akibat merasa kehilangan status sosial, kepercayaan diri, kewenangan dan finansial yang biasanya selalu melekat kepada identitas diri sebagai Anggota Polri,” pesan Wakapolda.

Program ini juga merupakan wujud perhatian institusi Polri kepada personelnya dengan memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan yang aplikatif sebelum mengakhiri masa pengabdiannya, dan memulai langkah baru dalam berkarya di tengah-tengah masyarakat serta mencegah terjadinya akses negatif yang dapat terjadi dalam menghadapi masa purna tugas.

Sementara itu, Kompol Martha S. Tolau, selaku Ketua Panitia menyampaikan, pelatihan ini merupakan wujud perhatian institusi Polri kepada peserta dalam memberikan pengetahuan dan keterampilan yang aplikatif sebelum mengakhiri masa pengabdiannya di institusi Polri, sehingga dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap kesiapan Pegawai Negeri pada Polri dalam menghadapi masa pensiunnya.

Adapun peserta berjumlah kurang lebih 93 orang yang terdiri dari pegawai negeri pada Polri yang memiliki NRP 66 dan 67 terdiri dari Satker Polda Papua, Polresta Jayapura kota, Polres Jayapura dan Polres Keerom. Dengan materi yang diberikan adalah pembekalan atau cerama terkait apa saja yang disiapkan menjelang purna tugas, mengembangkan wawasan pengetahuan dan ketrampilan, bimbingan rohani, psikologi dan administrasi pengakhiran dinas. (fia/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *