Viewer Peparnas XVI di Sosmed Masih Jauh dari Harapan

Koordinator bidang promosi dan pemasaran Peparnas XVI Debora Solossa (Ayu/cepos)

JAYAPURA  Koordinator bidang promosi dan pemasaran Peparnas XVI Debora Solossa mengungkapkan jumlah penonton atau viewer Peparnas XVI masih minim, padahal Peparnas merupakan even nasional tapi dilihat dari jumlah viewer belum ada kenaikan siginifan.

  “Kita sebenarnya belum naik. karena kita punya youtube, channel atau tiktok viewernya masih sedikit. Seharusnya kalau kemarin dari awal sudah dibahas itu PON punya yang sudah besar viewernya bisa membantu untuk mendongkrak Peparnas tanpa kita harus membayar lagi. Biaya yang ditawarkan untuk hal itu memang sangat luar biasa. Saya sudah ketemu dengan pihak timnya dan jujur saja dari budget sama sekali tidak bisa,”ujarnya.

Namun hal ini dapat di bantu dengan masyarakat dan pihak media massa untuk memboomingkan berita terkait Peparnas.

“Tetapi kalau misalnya teman-teman yang kemarin membuat booming berita tentang PON, mereka juga punya hati yang sama untuk naikkan kita punya  (Peparnas XVI) mungkin bisa. Jadi kalau PON kemarin di Tiktok viewernya mencapai 600 juta viewer seharusnya mereka bisa menjadi pundi-pundi untuk kita pakai lagi untuk menaikkan rating dari Peparnas,” terangnya.

Dirinya menyampaikan bahwa pihaknya sudah mengecek jumlah viewers mulai dari gebyar countdown hingga pembukaan Peparnas belum juga naik.

“Jadi saya uji dari Gebyar countdown dan kemudian Semarak kemudian ini dia punya posisi masih belum naik. Malah banyak orang dari Jayapura, Papua belum tahu ternyata Peparnas itu ada dari seluruh Indonesia. Artinya kita belum sukses untuk menyampaikan ke seluruhnya,” tandasnya.

Dirinya menyampaikan terkait hal ini masih berada jauh di bawah PON. Dan dirinya berharap untuk beberapa wkatu kedepan masih ada kesempatan untuk memviralkan kembali. (cr-265/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *