Akhirnya, Honor Relawan PON  XX Dibayar 

Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT, saat menyerahkan buku rekening pembayaran secara simbolis kepada  para relawan PON XX Papua  Klaster Kabupaten Merauke, Senin (8/11). (Sulo/Cepos   )

MERAUKE-Relawan PON XX  Papua di Merauke yang berjumlah 1.998 orang akhirnya dibayar oleh PB PON  XX Papua. Pembayaran dilakukan lewat rekening bank masing-masing yakni Bank Papua, Bank Mandiri, BRI dan BNI  Cabang Merauke, Senin (8/11).

  Bupati Merauke  Drs Romanus Mbaraka, MT, menyerahkan secara simbolis piagam dan buku rekening sebagai tanda pembayaran  kepada sejumlah relawan di Kantor Kesbangpol Kabupaten Merauke. Hadir menyaksikan Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum, Koordinator  SDM Subda PB PON XX Papua Klaster Merauke Drs Ramadayanto, Wakil Ketua Subda PB PON Papua Merauke Antonius K Kaize.

   Bupati Merauke Romanus Mbaraka menjelaskan bahwa seharusnya selesai kegiatan,  honor  para relawan  tersebut langsung dibayarkan. “Tapi  karena dananya  ada di APBN, maka  cek administrasinya dilakukan di provinsi. Bukan di Subda PB PON. Tapi dengan kerja keras dari   Subda PB PON sehingga semuanya bisa dilakukan dengan baik,” kata bupati.

   Dikatakan, setelah cros cek administrasi dengan baik dilakukan di PB PON, diverifikasi sesuai dengan NIK, KTP, nama yang didaftar  dan sudah sesuai dan clear barulah uangnya ditransfer  lewat rekening. Namun, lanjut Bupati Romanus, masih ada 92 orang relawan  yang belum bisa dibayarkan karena  nama yang ada di KTP  tidak sesuai dengan yang didaftarkan. Selain itu,  belum   memiliki NIK dan nomor rekening.

   “Jadi kalau daftar, pakai nama sesuai dengan KTP, NIK dan ijazah. Kalau tidak, nanti  ribut tak karuan. Jadi persoalan ada pada diri sendiri, namun bisa menghambat banyak orang,” terangnya.

   Pada kesempatan tersebut, Bupati  Romanus Mbaraka, juga minta  para relawan  agar honor yang diterima kurang lebih Rp 6 juta  setiap relawan  itu digunakan baik-baik. Jangan sampai   uangnya habis di minuman keras. “Pesan saya, pakai baik-baik. Jangan sampai habis di botol saja,” pungkasnya. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *