Resmikan Pospol Wayau,  Kapolres Disambut Tarian Adat   

Kapolres Merauke AKBP. Ir. Untung Sangaji, M.Hum dan Wakapolres Merauke Kompol Leonardo Yoga, SIK ikut menabuh kandara saat penyambutan secara adat di Wayau Distrik Animha untuk meresmikan  Pos Polisi (Pospol) Wayau, Sabtu (6/11). (Humas Polres Merauke)

MERAUKE– Kapolres Merauke AKBP. Ir. Untung Sangaji, M.Hum bersama jajaran pejabat utama Polres Merauke disambut dengan tarian adat saat datang di Wayau Distrik Animha untuk meresmikan  Pos Polisi (Pospol) Wayau, Sabtu (6/11). Pospol Wayau merupakan wilayah hukum dari Polsek Kurik, Kabupaten Merauke.

   Rombongan Kapolres Merauke melalui perjalanan yang menempuh waktu kurang dari 2 jam hingga tiba di Pospol Wayau, dengan medan jalan yang berdebu dan ada beberapa jalan yang rusak. Namun dari perjalanan yang melelahkan tersebut dapat terobati dengan penyambutan kepala Kampung Wayau dan masyarakat dengan tarian adat Papua dan permainan kandara hingga tiba di Makopospol Wayau.

   Kegiatan diawali dengan sambutan Kapolsek Kurik AKP Marlina Kaimu, S.Sos, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kapolres Merauke Untung Sangaji dilanjutkan peresmian bangunan dengan penguntingan pita.

  Sebelum peresmian juga dilakukan  pemberkatan Mako Pospol Wayau oleh  Pastor, sepatah dua kata oleh tokoh masyarakat setempat, penanaman pohon di depan Mako Pospol, penyerahan bibit tanaman dan serta  bersama.

   Kapolres untung Sangaji menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah menyambut kedatangan rombongan  dengan tarian adat yang meriah. “Saya terharu sekali kepada semua basudara. Saya  baru sempat hadir disini selama setahun di Merauke karena banyak hal yang perlu Polres Merauke laksanakan,” kata Kapolres.

   Kegiatan itu, kata Kapolres diantaranya pengamanan PON,  pengamanan aksi terorisme, dan kesibukan lainnya. “Tapi saya bangga dan berterima kasih kepada Ibu Kapolsek Kurik beserta Kapospol Wayau, anggota, warga yang telah membangun Mako Pospol Wayau ini dengan baik. Bagus,  tinggal beta poles sedikit mungkin dengan keramik, dan lain sebagainya,’’ jelas Kapolres.

   Alexsander Ndiken, salah satu tokoh masyaralat Kampung Wayau mengaku  bangga telah memiliki Pos Polisi. Karena  selama 42 tahun di Kampung Wayau Distrik Animha, ini baru sejarah terjadi di Distrik Animha. “Kami berterima kasih kepada Danpospol Wayau yang baru dapat membangun Pospol ini, masyarakat dari 5 kampung berterima kasih adanya Pospol baru. Kami berharap ke depan tidak boleh lagi ada persoalan-persoalan yang terjadi, dengan adanya Pospol ini kita dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan sekecil apapun. Kehadiran  Pospol ini menandakan bahwa masyarakat Animha itu, bukan hanya sebatas simbolis namun Animha itu harus jadi manusia yang sejati buat kita semua,” tutupnya.(ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *