Perlu Ditinjau Ulang

Clief Ohe (Robert Mboik Cepos)

SENTANI– Salah satu anggota DPRD Jayapura,  Clief Ohe menyoroti peraturan bupati terkait pembatasan usia maksimal kepala kampung di Kabupaten Jayapura.  Yang mana dalam Perbup tersebut, tertuang batas maksimal seorang kepala kampung hanya mencapai 50 tahun pada mencalonkan diri sebagai kepala kampung.

“Bagian hukum mengatakan, batas maksimal seorang kepala kampung itu hanya 50 tahun.  Itu yang keliru, saya mau tegaskan kepada bagian hukum,” kata Clief Ohe saat rapat bersama dengan pemerintah Kabupaten Jayapura terkait dengan evaluasi peraturan daerah di Kabupaten Jayapura,  Jumat (5/11).

Dirinya menerangkan, semestinya peraturan daerah juga tidak boleh bertabrakan dengan aturan undang-undang yang diatasnya yang mana aturan undang-undang ini berlaku umum. Sehingga secara otomatis, peraturan daerah ataupun Perbup harusnya gugur.

“Kalau kita melihat undang-undang 23, itu jelas mengatur batas usia maksimal seorang kepala kampung itu 60 tahun bukan 50 tahun.  Seharusnya perbu itu batal demi hukum, dia gugur” ungkapnya.

Karena itu dia berharap baru tersebut bisa ditinjau ulang bila perlu dicabut.  Karena menurut dia, peraturan daerah ataupun Peraturan Bupati tidak bisa mengalahkan peraturan perundang-undangan.  (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *