Pemain Sepakbola PON Papua Laris Manis

Pemain sepak bola Papua saat tampil pada PON XX 2021 pada bulan Oktober lalu di Stadion Mandala Jayapura. (Erik / Cepos)

JAYAPURA – Punggawa sepak bola Papua yang sukses menjadi kampiun pada ajang Pekan Olahraga Nasional atau PON XX 2021 kini menjadi incaran banyak klub tanah air, baik liga 1 maupun liga 2.

Bahkan beberapa diantaranya ini telah menjalin kontrak dengan kontestan liga 1 dan liga 2. Seperti sang kapten Ricky Ricardo Cawor yang kini menjadi bagian dari Persipura Jayapura. Bahkan, Ricky tak sendiri, 3 rekan lainnya juga dikabarkan bergabung dengan tim kebanggaan masyarakat Papua itu.

Sementara juru gedor Arody Uopdana justru memilih untuk merantau dan berlabuh bersama Sriwijaya FC. Kemudian Ari Wakum, Martin Alessandro Dusay dan Sampari Pieter Wardjukur bergabung bersama Persewar Waropen.

Selain Arody Uopdana, sayap kanan Jefron Sitawa juga memilih untuk merumput bersama klub luar Papua, Jefron Sitawa yang merupakan jebolan Persipura menerima pinangan Rans Cilegon FC.

Selain klub liga 1 dan liga 2, beberapa diantaranya juga memilih untuk bermain dengan klub liga 3 zona Papua, Randi May, Firmansyah, Benny Wonda, Natalis Sirim, Adzib Al Hakim, Samuel Mahuze dan Rafiko Nawipa berbondong-bondong untuk memperkuat Persimer Merauke.

Sementara Giovani Numberi, Steven Maldini Ohee memilih untuk berseragam Persido Dogiyai. Persitoli Tolikara juga tak ingin ketinggalan, untuk memperdalam skuatnya di musim ini tim berjuluk The Blues itu juga memboyong 3 pemain eks PON, yakni Hermando Walilo, Yeter Amohoso dan Bill Hein.

Selain itu, juga ada Calvin Rering yang memutuskan untuk pulang kampung dan kembali memperkuat mantan klubnya, Persemi Mimika.

Sebelumnya, Eduard Ivakdalam yang sukses membawa sepak bola Papua meraih medali emas mengaku sangat menyenangkan tim yang ia bina selama 2,4 tahun tersebut harus berpisah.

“Ini bentuk permainan Papua yang sebenarnya. Sangat disayangkan sekali kebersamaan mereka harus berpisah. Mereka memang layak untuk bermain di tingkat profesional, karena semua melihat bagaimana kami bekerja,” ungkap Edu sapaan akrabnya saat ditemui di Stadion Mandala Jayapura beberapa pekan lalu.

Edu sendiri dirumorkan akan menukangi Persimer Merauke di pantas Liga 3 musim ini. Sehingga keberadaannya menjadi salah satu alasan mengapa 7 pemain eks PON berbondong-bondong memperkuat Persimer Merauke. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *