Papua Kuasai Perolehan Medali Peparnas Hari Pertama

Ketua Kontingen Papua, Nikolaus Kondomo (kiri) di sela-sela pengalungan medali kepada Atlet NPC Papua nomor lompat tinggi T42, Dapiel Payage yang sukses meraih medali emas pada Peparnas XVI Papua, Sabtu (6/11) di Stadion Utama Lukas Enembe. (Erianto/Cepos)

JAYAPURA– Atletik menjadi lahan subur panen kontingen tuan rumah pada hari pertama Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI 2021. Tercatat sebanyak delapan atlet merebut medali emas sepanjang lomba yang digelar di lintasan dan lapangan hijau Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapn, Distrik Sentani Timur, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (6/11).

Hasil tersebut menempatkan mereka pada urutan teratas klasemen medali sementara Peparnas 2021 Papua. Pada hari pertama itu, total ada 20 keping medali berhasil dikumpulkan Papua terdiri dari delapan emas, tujuh perak, dan lima perunggu.

Di urutan kedua diisi kontingen Jawa Barat. Juara umum Peparnas 2016 tersebut dengan torehan total 18 medali terdiri dari delapan emas, tujuh perak dan tiga perunggu.

Di urutan ketiga ada kontingen Sumatra Utara dengan torehan 13 keping medali (tujuh emas, lima perak, satu perunggu). Di nomor tolak peluru klasifikasi F44 putra, atlet Reza Pramana Perangin-angin berhasil memperbaiki rekor nasional dan ASEAN Para Games 2017 dengan tolakan sejauh 11,36 meter.

Peringkat empat besar menjadi milik Jawa Tengah dengan dua emas, tiga perak, dan empat perunggu. Disusul Jambi (dua emas, satu perak, dan satu perunggu). Salah satu emas Jateng ditorehkan Putri Ayu Julianingsih yang bertarung di nomor 400 meter kursi roda klasifikasi T53. “Saya sangat bangga, saya senang bisa mendapatkan medali emas ini,” kata Putri Ayu kepada InfoPublik.

Menurutnya, ini adalah hasil dari latihan dan kerja keras yang selama ini ia lakukan. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung dirinya, baik itu pelatih, kontingen, maupun masyarakat Jawa Tengah.

Atlet berusia 20 tahun itu memotivasi rekan-rekannya para penyandang disabilitas untuk tetap semangat dan jangan pernah menyerah. “Teman-teman penyandang disabilitas harus tetap semangat, jangan minder, teruslah berprestasi,” ucapnya penuh semangat.

Tercatat baru ada sembilan kontingen yang mampu merebut emas di hari pertama pelaksanaan Peparnas ke-16 tersebut. Panitia Besar Peparnas 16 Papua telah menyiapkan 2.812 keping medali terdiri dari 861 emas, 861 perak, dan 1.090 perunggu yang siap diperebutkan pada 640 nomor perlombaan. Para peserta Peparnas Papua akan bertanding pada 12 cabang olahraga di 12 venue yang terdapat di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.

Ke-12 cabang yang dilombakan pada Peparnas 2021 itu meliputi angkat berat, atletik, boccia, bulu tangkis, catur, judo, menembak, panahan, renang, sepak bola cerebral palsy (CP), tenis lapangan kursi roda, dan tenis meja. Jawa Barat merupakan juara umum Peparnas 2016 lalu.

Masyarakat Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura dapat menyaksikan seluruh pertandingan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat seperti memakai masker, mencuci tangan dengan air dan sabun, serta menjaga jarak termasuk tidak berkerumun. Sehati mencapai tujuan ciptakan prestasi. Torang bisa, barang apa jadi!(eri/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *