Bupati RHP Turut Bantu Pembangunan Vihara di Timika

Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak ikut meletakan batu pertama pembangunan Vihara Bodhi Mandala Timika, Sabtu (6/11). (Humas Pemkab Mamteng)

TIMIKA-Di tengah kesibukannya mendampingi kontingen Pesparawi Mamberamo Tengah mengikuti Pesparawi XIII se-Tanah Papua di Timika, Kabupaten Mimika, Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak (RHP) berkesempatan menghadiri peletakan batu pembangunan Vihara Bodhi Mandala Timika atas undangan panitia, Sabtu (6/11) lalu.

Hadir pula dalam acara itu, Dirjen Bimas Agama Buddha Kementerian Agama Caliadi, Kepala Kemenag Provinsi Papua, Amsal Yowei, Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, Forkopimda dan FKUB Kabupaten Mimika serta tokoh-tokoh agama dan umat Buddha.

Usai memberikan sambutan, Bupati RHP memberikan bantuan senilai Rp 100 juta untuk mendukung pembangunan Vihara Bodhi Mandala yang diterima Ketua Panitia Steven Tan.

Bantuan yang diberikan Bupati RHP mendapat respon positif dari umat Buddha Mimika yang hadir dalam acara tersebut.

Vihara Bodhi Mandala merupakan satu-satunya di Kabupaten Mimika dan yang kedua di Provinsi Papua.

Bupati RHP mengatakan,ini merupakan bagian dari upaya untuk melihat pekerjaan Tuhan,tidak melihat dari agama tertentu.

“Bantuan seperti ini bukan hal yang baru,saya sudah jalan di Papua,umat Kristen,Islam juga dibantu,dan untuk Buddha untuk yang pertama kali,”ujarnya.

Menurut Bupati RHP, hal ini juga bagian dari ucapan terima kasih kepada umat beragama yang secara terus-menerus mendoakan para pemimpin di tanah Papua, mulai dari gubernur hingga para bupati.

“Merasa bagian dari orang yang sudah didoakan,kita punya kewajiban untuk memberikan berkat bagi umat beragama yang membutuhkan. Apalgi hari ini umat Buddha mulai membangun tempat ibadah. Saya menyampaikan terima kasih, karena umat Buddha bagian dari agama yang punya kontribusi dalam pembangunan,baik pemerintahan maupun politik,”ujarnya.

Bupati RHP menuturkan, ini juga merupakan bagian daripada berbagi kasih antara pemerintah dan masyarakat.

Sementara Wakil Bupati Mimika, Johannes Retob mengatakan, kehadiran Vihara satu-satunya di Mimika menunjukan bahwa tolerensi umat beragama di sini terjalin dengan baik.

“Kehadiran Vihara Bodhi Mandala berarti semua tempat beribadah dari berbagai macam agama ada di Kabupaten Mimika,”ujarnya.

Menurut Wabup Rettob, pada prinsipnya pemerintah mendukung penuh pembangunan tempat beribadah bagi umat Buddha di Mimika. (Humas/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *