Tiba di Gedung Negara, Hari Ini Api Peparnas Dinyalakan di Stadion Mandala

Sekda Papua, Muhammad Ridwan Rumasukun saat menyalakan api Peparnas di tungku yang ada di Gedung Negara Dok V, Jayapura, Kamis (4/11). (Erik / Cepos)

JAYAPURA – Api Peparnas XVI Papua setelah disemayamkan di Kantor Kota Jayapura, Kamis (4/11) kembali dikirab ke Gedung Negara Dok V untuk kembali disemayamkan sebelum dibawa ke Stadion Mandala Jayapura untuk dinyalakan di couldron api Peparnas saat opening ceremony, hari ini, Jumat (5/11).

Api Peparnas saat dikirab dari kantor Walikota Jayapura dibawa oleh 13 atlet terbaik NPC Papua. Termasuk Marinus Melianus Jowei yang membawa api Peparnas hingga ke Gedung Negara yang diterima langsung oleh Sekda Papua, Muhammad Ridwan Rumasukun.

Sekda Rumasukun mengatakan, bahwa api Peparnas harus terus berkobar. Menurutnya, api Peparnas juga menandakan semangat para atlet yang akan bertanding pada 12 cabang olahraga yang dilombakan.

“Api telah menyala, menandakan bahwa semangat yang dikobarkan itu akan terus menyala. Ini adalah awal permulaan, mulai dari Papua untuk Indonesia dan dunia,” ungkap Sekda Rumasukun di sela-sela kirab api Peparnas.

“Api ini disemayamkan di sini (Gedung Negara) dan besok akan dibawa ke Stadion Mandala dan pesan Gubernur (Lukas Enembe) kepada seluruh peserta tetap menjaga persatuan dan kesatuan,” sambung Rumasukun.

Ia juga meminta dukungan seluruh masyarakat Papua agar turut mendukung suksesnya hajatan olahraga nasional empat tahunan tersebut.

“Kita sudah membuktikan bahwa torang bisa di PON XX dan sekarang kita harus lebih bisa lagi. Peparnas harus lebih sukses,” pungkas Rumasukun.

Sementara itu, Marinus Melianus Jowei, merasa sangat bangga dirinya bisa dilibatkan menjadi salah satu atlet yang membawa api Peparnas.

“Saya sebagai anak putra daerah yang prestasi di tingkat dunia dan nasional dan saya bangga bisa membawa (Api Peparnas) ke gedung Negara. Dan besok juga sampai di pembukaan nanti saya berharap lebih meriah. Pemerintah juga luar biasa karena kami diperhatikan kaum disabilitas,” pungkasnya. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *