Jalan Umum Jadi Sasaran Pembuangan Sampah

Tampak Jalan Kehiran saat ini sudah menjadi sasaran oknum masyarakat membuang sampah. Foto ini diambil, Kamis (4/11). (Robert Mboik Cepos)

SENTANI– Upaya pemerintah untuk menangani sampah guna menjamin kebersihan di Kabupaten Jayapura, rupanya belum didukung penuh oleh masyarakat. Sejak penutupan sejumlah tempat pembuangan sementara, kini justru jalan umum,seperti Jalan Kehiran  sudah menjadi tempat pembuangan sampah oleh oknum masyarakat.

Alasan membuang sampah di pinggir jalan memang menjadi opsi dari sebagian oknum masyarakat setelah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura  menutup tempat pembuangan sampah sementara yang ada di jalan Youmakhe Kehiran, termasuk di beberapa titik lainnya.  Sebelumnya, keberadaan TPS di Jalan Youmakhe itu sesungguhnya sudah tepat untuk menampung sampah-sampah yang berasal dari perumahan di wilayah Kehiran, seperti Perumahan Rofelle Indah, Citra Buana 1 dan 2, Perumahan Joko Indah dan beberapa kompleks perumahan lainnya. Hanya saja lokasinya sangat tidak tepat,  selain letaknya berdekatan dengan rumah ibadah, juga ada di di pinggir jalan utama lingkar luar Kota Sentani.

Pemerintah beralasan, penertiban TPS itu untuk menjamin kebersihan kota.

Disatu sisi, untuk mengantisipasi pembuangan sampah di sembarang tempat, pemerintah sudah mendorong ke sejumlah kawasan perumahan untuk menyediakan tempat pembuangan sampah sementara.

“Butuh kerja sama, bukan tanpa solusi kita tutup TPS liar itu, kita dorong di setiap kawasan perumahan supaya menyiapkan tempat pembuangan sampah sementara sehingga petugas DLH datang dan mengangkut sampah tersebut secara terjadwal,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura,  Abdul Rahman Basri ketika dikonfirmasi media ini, Kamis (4/11), kemarin.

Basri mengakui, hingga saat ini kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya memang masih sangat kurang.  Karena itu, butuh sosialisasi terus-menerus dan pemerintah juga mengharapkan dukungan dan kerja sama dari masyarakat untuk mewujudkan kota Sentani yang bersih dan sehat.

Karena itu, melalui opsi penyediaan tempat pembuangan sampah sementara di setiap kompleks perumahan dan kawasan pemukiman masyarakat menjadi opsi yang tepat untuk mewujudkan kota Sentani yang bersih.  Di sisi lain, upaya itu untuk mendorong sumbangan pendapatan asli daerah dari persampahan.

“Kita angkut dan kita akan tempatkan petugas, masyarakat tinggal menyiapkan tempatnya dan retribusi pengangkutan sampah- sampah tersebut,”tandasnya.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *